
Ratusan warga melakukan unjuk rasa dan demonstrasi untuk mendukung permintaan anggota dewan kepada pemerintah
Sekitar 30 anggota parlemen dari fraksi Ikhwanul Muslimin dan independen DPR Mesir, setelah zhuhur waktu setempat, hari ini menyampaikan statemen ke kantor kepresidenan di Qasr Abidin; setelah pihak keamanan melarang mereka, dan mereka menetapkan untuk menghadap presiden dengan berjalan kaki, dimulai dari kantor DPR menuju Qasr Abidin, setelah mereka melakukan jumpa pers, kecuali petinggi departemen luar negeri yang bersikeras untuk pergi kesana dengan mengendarai mobil taksi.
Para anggota dewan tersebut meminta kepada presiden Husni Mubarak untuk segera membuka garis perbatasan Rafah tanpa ada ikatan apapun, dan juga segera memasok berbagai bala bantuan kemanusiaan yang telah dikumpulkan oleh warga dan rakyat Mesir untuk menolong saudara-saudara mereka di Palestina.
Dalam surat tersebut mereka bersikeras meminta kepada para pemimpin Arab lokal dan internasional untuk segera menghentikan kejahatan zionis Israel dengan sarana yang layak dilakukan sesuai kemampuan, kedudukan dan pengorbanannya, dan mereka juga menyeru kepada KTT Arab untuk segera melakukan pertemuan darurat guna mengambil sikap Arab bersatu mencegah penderitaan bangsa Palestina yang tertimpa musibah saat ini.
Mereka juga menjelaskan akan harapannya bahwa presiden mau mengeluarkan keputusan untuk menghentikan pasokan gas dan minyak kepada zionis, menarik para dubes Mesir dan mendeportasi dubes-dubes mereka dari tanah Arab.
Sebagaimana anggota dewan juga meminta kepada pemerintah Mesir untuk segera memasok bala bantuan kemanusiaan yang telah dikumpulkan warga Mesir seperti makanan pokok guna menolong saudara-saudara mereka di Palestina.
|
| Ke atas.
RSS feed untuk komentar pada naskah ini. TrackBack URI