Terjadi Ledakan di Distrik “Al-Husain” di Kairo, Mesir

23/2/2009 | 26 Safar 1430 H | 121 views
Oleh: Al-Ikhwan.net
Kirim Print

bom-di-azharLedakan terjadi di dekat Masjid Al-Husain meninggalkan korban luka dari warga Mesir dan turis mancanegara

Telah terjadi ledakan dahsyat di distrik Al-Husain, Kairo, Mesir oleh adanya benda kotak yang mudah meledak, sementara itu pihak keamanan juga menemukan kotak berisi bahan peledak, dan menurut pihak keamanan kotak tersebut meledak saat ingin dibuka.

Sumber dari dalam Partai Nasional mengatakan di tempat kejadian: bahwa bom tersebut dilemparkan dari atas hotel Al-Husain yang terletak di depan masjid Al-Husain langsung, sehingga mengakibatkan 11 orang turis dari Perancis terluka dan 3 orang warga Mesir di antaranya seorang anak yang masih bayi, serta 3 orang warga Jerman, dan tidak terdapat seorang pun yang terbunuh, sedangkan yang terluka juga ringan kecuali seorang turis wanita berkewarganegaraan Perancis dalam kondisi kritis, dan berhasil di evakuasi ke rumah sakit Ma’had Nasir, sementara yang lainnya di evakuasi ke rumah sakit Al-Husain.

Sementara itu pihak keamanan Mesir melakukan pemeriksaan terhadap para pengunjung hotel dan melakukan pemeriksaan ke setiap sudut hotel.

Dari sisi lain, DR. Usamah Fayed, direktur rumah sakit Al-Husain mengatakan bahwa pihaknya telah menerima 13 warga yang terluka, 9 orang adalah turis dan 3 orang lainnya warga Mesir dan 1 orang warga negara Jerman..dan semua korban tidak dalam kondisi kritis dan semuanya akan meninggalkan rumah sakit malam itu juga.

Sejumlah saksi mata menyebutkan: bahwa ledakan terjadi sekitar jam 18.30 waktu setempat, mereka mendengar ledakan yang keras di depan masjid Al-Husain; sehingga mengakibatkan jatuh korban. Saksi mata lainnya mengatakan bahwa ledakan tersebut mengakibatkan seorang bayi tewas dan korban terluka dari warga yang berdagang di daerah tersebut. Adapun saksi mata ketiga menegaskan ada beberapa orang yang tewas di antaranya 2 orang dari pasukan keamanan dan satu orang warga Perancis dan beberapa turis asal jerman terluka.

Dan pada jam 20.15, setelah pasukan keamanan Mesir berhasil mengamankan tempat kejadian terjadi lagi ledakan lainnya yang tidak sama dengan sebelumnya. Dan saat ini tempat kejadian perkara sudah diblokade secara ketat oleh pasukan keamanan dan puluhan mobil ambulans dan pemadam kebakaran juga berdatangan.

Sebagaimana pasukan keamanan dalam jumlah besar juga telah melakukan blokade pada tiap pintu masuk dan pintu keluar Al-Husain, dan melarang para wartawan untuk mendatangi tempat kejadian untuk meliput kejadian atau melakukan pemotretan, dengan alasan bahwa pihak keamanan telah menemukan satu kotak bom di samping café yang belum meledak.

Ustadz Muhammad Mahdi Akif: Bom di dekat Al-Azhar bertentangan dengan ketetapan agama, syariat dan undang-undang.

Ustadz Muhammad Mahdi Akif, mursyid Am Ikhwanul Muslimin mengutuk dengan keras peristiwa meledaknya bom yang terjadi di distrik Al-Husain, Kairo, Mesir. Dan beliau menegaskan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan agama, syariat dan undang-undang, dan menganggapnya sebagai tindakan yang telah keluar dari dasar-dasar Islam yang menyeru pada perbaikan dan perubahan dengan cara damai dan melalui saluran perundang-undangan dan konstitusi.

Akif juga menegaskan bahwa terdapatnya perbedaan dan pertentangan dengan rezim tidak mungkin dijadikan alasan untuk melakukan berbagai tindakan yang mengguncangkan keamanan dan ketenteraman Mesir serta membuat kegaduhan kenyamanan warga sipil. Beliau juga berkata bahwa orang yang melakukan tindakan tersebut tidak mungkin memiliki kecintaan terhadap negeri dan warganya, dan menegaskan bahwa Islam tidak bertanggung jawab terhadap aksi keji ini; karena Islam adalah agama dan risalah, yang berusaha menjaga kehidupan manusia –apapun agamanya, bangsanya atau mazhab nya- darahnya dan kehormatannya, dan memandang bahwa kehormatan manusia lebih mulia dan lebih besar di sisi daripada Ka’bah yang disucikan.

Akif juga memperingatkan bahwa berbagai aksi yang bertujuan mengganggu ketertiban umum negara atau menyentuh lembaga-lembaga negara, atau mengganggu kehormatan warga sipil dan turis yang harus dilindungi adalah merupakan tindakan yang bertentangan dengan Islam.

Fraksi Ikhwan mengecam bom Al-Husain dan meminta untuk segera menangkap pelakunya

DR. Muhammad Saad Al-Kattani, ketua fraksi Ikhwanul Muslimin DPR Mesir mengecam peristiwa pengeboman yang terjadi pada waktu sore di distrik Al-Husain dan menganggapnya sebagai tindakan kriminal.

Ketua fraksi tersebut juga menegaskan dalam keterangan persnya yang disampaikan pada ahad sore kemarin akan penolakannya atas berbagai tindakan kekerasan dan bersenjata, apapun alasan dan tujuannya.

Al-Kattani meminta pihak keamanan Mesir untuk segera mengungkap otak pelaku pengeboman dan yang berada di balik peristiwa tersebut untuk diajukan ke pengadilan, dan beliau berharap kepada Allah untuk melindungi Mesir dari tindak kekerasan dan perpecahan.


Naskah Terkait Sebelumnya:


Dipublikasikan pada 23/2/2009 / 26 Safar 1430 H, dalam rubrik Akhbar Ikhwan. Anda dapat mengikuti seluruh komentar pada naskah ini melalui RSS 2.0 feed. Anda juga dapat memberi komentar, atau melakukan trackback dari situs Anda. Kirim | Print | Ke atas.

Tulis Komentar

1 Message

alhamdulillah sungguh rasa sukacita apabila berjumpa web dakwah seperti ini semuga allah melindungi segala kerusakan umat kita dan islam tetap bangun dan mampu mengamankan bumi allah ini. insya allah

 

RSS feed untuk komentar pada naskah ini. TrackBack URI

Tulis Komentar


« sebelumnya
sesudahnya »