8. Membaca Do’a-do’a yang Shahih (Bagian-II)
عبد الرحمن بن أبي بكرة أنه قال لأبيه : يا أبة إني أسمعك تدعو كل غداة : ” اللهم عافني في بدني اللهم عافني في سمعي اللهم عافني في بصري لا إله إلا أنت ” تعيدها ثلاثا حين تصبح وثلاثا حين تمسي ؟ فقال : إني سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يدعو بهن فأنا أحب أن أستن بسنته وتقول : ” اللهم إني أعوذ بك من الكفر والفقر اللهم إني أعوذ بك من عذاب القبر لا إله إلا أنت ” تعيدها ثلاثا حين تصبح وثلاثا حين تمسي فتدعو بهن فأحب أن أستن بسنته وفي رواية : أعوذ بالله من عذاب القبر
AbduRRAHMAN bin Abi Bakrah berkata kepada ayahnya: Wahai ayah, aku mendengar anda berdo’a setiap pagi: Ya ALLAAH sehatkanlah fisikku, Ya ALLAAH sehatkanlah pendengaranku, Ya ALLAAH sehatkanlah penglihatanku, Tiada Ilah selain ENGKAU. Lalu engkau ulangi itu 3x di pagi hari dan 3x di sore hari. Maka jawab ayahnya: “Sungguh aku mendengar nabi SAW berdoa dengan doa tersebut, maka aku cinta untuk berpegang kepada sunnah beliau SAW, lalu beliau SAW berdoa: “Ya ALLAAH sungguh aku berlindung kepada-MU dari kekufuran dan kefakiran, ya ALLAAH aku berlindung kepada-MU dari azab qubur, tiada Ilah selain ENGKAU.” Diulangi 3x di pagi hari dan 3x di sore hari, maka aku cinta untuk berpegang kepada sunnah beliau SAW. [1] Dalam riwayat lain dikatakan: “Aku berlindung kepada ALLAAH dari azab kubur.” [2]
حَدَّثَنِي شَدَّادُ بْنُ أَوْسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ :عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَيِّدُ الِاسْتِغْفَارِ أَنْ تَقُولَ اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا
عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ قَالَ وَمَنْ قَالَهَا مِنْالنَّهَارِ مُوقِنًا بِهَا فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِيَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَمَنْ قَالَهَا مِنْ اللَّيْلِ وَهُوَ مُوقِنٌ بِهَا فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ
Telah menceritakan kepadaku Syaddad bin Aus semoga ALLAAH meridhoinya: Dari Nabi SAW bahwa tuannya doa istighfar (maksudnya doa istighfar yg paling sempurna –pen) adalah kamu mengucapkan: Ya ALLAAH ENGKAU-lah RABB-ku tiada Ilah selain ENGKAU, ENGKAU telah menciptakan aku dan aku adalah hamba-MU, dan aku memegang dalam janji-MU dan prasetia-MU sekuat tenagaku, maka aku berlindung kepada-Mu dari keburukan diriku, aku mengakui pada-MU atas nikmat-MU padaku dan aku mengakui
pada-MU atas dosa-dosaku, maka ampunilah aku karena sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa selain ENGKAU. Maka barangsiapa yang berdoa dengannya di waktu siang dengan sepenuh keyakinannya lalu ia mati di hari itu sebelum sore maka ia termasuk penduduk Syurga, dan barangsiapa yang berdoa dengannya di waktu malam dengan sepenuh keyakinannya lalu ia mati di hari itu sebelum pagi maka ia
termasuk penduduk Syurga”. [3]
عن ابن مسعود رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ” من قال : أستغفر الله الذي لا إله إلا هو الحي القيوم وأتوب إليه غفرت ذنوبه وإن كان قد فر من الزحف “
Dari Ibnu Mas’ud RA berkata: Bersabda Nabi SAW: “Barangsiapa berdoa: Aku mohon ampun kepada ALLAAH yang tiada Ilah selain DIA, yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus makhluq-NYA dan aku bertobat kepada-NYA. Maka diampuni dosa-dosanya walaupun ia pernah lari dari medan pertempuran.” [4]
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم قولوا اللهم صل على محمد وعلى آل محمد كما صليت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم في العالمين إنك حميد مجيد والسلام كما قد علمتم. وفي رواية : عن أبي مسعود الأنصاري قال : أتانا رسول الله صلى الله عليه وسلم في مجلس سعد بن عبادة فقال بشير بن سعد أمرنا الله أن نصلي عليك يا رسول الله فكيف نصلي عليك قال فسكت رسول الله صلى الله عليه وسلم حتى تمنينا أنه لم يسأله ثم قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ( قولوا : اللهم صل على محمد وعلى آل محمد كما صليت على آل إبراهيم وبارك على محمد وعلى آل محمد كما باركت على آل إبراهيم في العالمين إنك حميد مجيد والسلام كما علمتم )
Bersabda Nabi SAW: Ucapkan oleh kalian semua: Ya ALLAAH berikanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana ENGKAU memberikan shalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, dan berikanlah barakah kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana ENGKAU memberikan barakah kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, di seluruh alam ini hanya ENGKAU lah yang Maha Terpuji lagi Maha Terhormat, sedangkan ucapan salam adalah seperti yang telah
kalian ketahui.[4] Dalam riwayat yang lain: Dari Abu Mas’ud Al-Anshary berkata: Nabi SAW datang kepada kami di majlis Sa’ad bin Ubadah, maka berkatalah Basyir bin Sa’d: ALLAAH telah memerintahkan kepada kita untuk ber-shalawat kepada anda wahai RasuluLLAAH, maka bagaimana caranya kami ber-shalawat kepada anda..? Maka Nabi SAW diam sampai kami berharap seandainya ia tidak bertanya demikian, lalu tiba-tiba beliau menjawab: Ucapkan oleh kalian semua: Ya ALLAAH berikanlah shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana ENGKAU memberikanshalawat kepada keluarga Ibrahim, dan berikanlah barakah kepada Muhammad dankepada keluarga Muhammad, sebagaimana ENGKAU memberikan barakah kepada keluarga Ibrahim, di seluruh alam ini hanya ENGKAU lah yang Maha Terpuji lagi MahaTerhormat, sedangkan ucapan salam adalah seperti yg telah kalian ketahui [6].
” لقيت إبراهيم ليلة أسري بي ، فقال : يا محمد أقرئ أمتك مني السلام و أخبرهم : أن الجنة طيبة التربة عذبة الماء و أنها قيعان ، غراسها سبحان الله و الحمد لله ولا إله إلا الله و الله أكبر ” وفي رواية : ما أثقلهن في الميزان : سبحان الله و الحمد لله و لا إله إلا الله و الله أكبر و الولد الصالح يتوفى للمرء المسلم فيحتسبه “وفي رواية : ” من قال : سبحان الله و الحمد لله و لا إله إلا الله و الله أكبر غرس الله بكل واحدة منهن شجرة في الجنة
Sabda Nabi SAW: Aku bertemu dg nabi Ibrahim di malam aku di-Isra’-kan dan ia berkata: Wahai Muhammad sampaikan kepada ummatmu salam dari-Ku dan sampaikan kepada mereka: Sesungguhnya Syurga itu tanahnya amat bersih dan berkilauan dan airnya amat sangat segar diminum, dan amat sangat indah (pemandangannya), rumput-rumputnya adalah kalimat Maha Suci ALLAAH dan segala puji bagi ALLAAH dan Tiada Ilah selain ALLAAH dan ALLAAH Maha Besar, dan anak-anak kecil yang meninggal dari seorang muslim namun ia mampu bersabar. [7] Dlm riwayat yang lain dikatakan: Barangsiapa yang mengucapkan: Maha Suci ALLAAH dan segala puji bagi ALLAAH dan Tiada Ilah selain ALLAAH dan ALLAAH Maha Besar, maka ALLAAH SWT menciptakan dari tiap kalimat yg diucapkannya itu sebuah pohon yang bermacam-macam di Syurga untuknya. [8]
مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ عَشْرَ مِرَارٍ كَانَ كَمَنْ أَعْتَقَ أَرْبَعَةَ أَنْفُسٍ مِنْ وَلَدِ إِسْمَعِيلَ
Barangsiapa yang mengucapkan: Tiada Ilah selain ALLAAH yang Esa tiada sekutu bagi-NYA, bagi-NYA kerajaan dan bagi-NYA puji dan DIA Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Diulang 10x maka sebanding pahalanya dengan memerdekakan 4 orang dari keturunan Nabi Ismail”. [9]
من قال : سبحان الله و بحمده سبحانك اللهم و بحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك و أتوب إليك ، فقالها في مجلس ذكر كانت كالطابع يطبع عليه و من قالها في مجلس لغو كانت كفارة له
Barangsiapa berkata: Maha Suci ALLAAH dg memuji-NYA, maha Suci ENGKAU ya ALLAAH
dengan memuji-MU, aku bersaksi tiada Ilah selain ENGKAU, aku mohon ampun kepada-MU dan aku bertobat kepada-MU. Lalu ia membacanya di majlis dzikir maka ia bagaikan stempel yang menutup/ menyempurnakan dzikir-dzikir tersebut, dan barangsiapa yang mengucapkannya di majlis senda gurau maka ia menjadi penebus/ kafarat bagi dosanya”. [10]
Ikhwah wa akhwat fiLLAAH,
Demikianlah doa Al-Ma’tsurat karangan Al-Imam Al-Mujaddid Hasan Al-Banna rahimahuLLAAH telah kami takhrij dan sekaligus tahqiq hadits-haditsnya menurut yang hal-hal yang telah disepakati oleh para muhaddits, selain dari yang telah aku tuliskan disini kami dapati ada beberapa masalah dlm hadits-haditsnya, baik yang dha’if, munkar ataupun maudhu’ menurut sebagian ulama, sehingga akmi tidak mencantumkannya, demi menjaga kaidah: Keluar dari pertengkaran adalah lebih utama (خروج من الخلاف
أفضل)..
Adapun jika yang ingin membaca do’a-do’a yang lain (baik dari do’a Al-Ma’tsurat yang tidak dicantumkan disini maupun ditambah dangan doa-lain-lainnya) maka sepanjang tidak diniatkan sebagai hadits Nabi SAW maka diperbolehkan, karena para ulama salaf-pun telah berdoa dengan berbagai doa yang lain, yang telah mereka buat dan susun sendiri, dan semua doa mereka itu telah dicantumkan dan dapat dibaca pada
muqaddimmah maupun khawatim kitab-kitab mereka..
Maka selesailah kutaib ini dengan idzin ALLAAH Ta’ala.. Dan kamm tutup tulisan ini dengan doa dua orang hamba yang amat shalih dalam Al-Qur’an: “Ya ALLAAH terimalah pekerjaan kami ini, sesungguhnya ENGKAU Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui…”[11]
—————————————————————
[1] HR Abu Daud, dalam Al-Adab, hadits no. 5090; Nasa’i, dlm Amalul Yaumi wal Laylah, XXII/572; Ibnu Sunni, hadits no. 67; Ahmad, V/42; di-hasan-kan oleh Albani dalam Tamamul Minah, I/232
[2] Zhilalul Jannah, II/119 hadits no. 119 no. 872
[3] HR Bukhari, XIX/363, hadits no. 5831
[4] HR Al-Hakim, I/692, hadits no. 1884 dan ia berkata : Shahih sesuai syarat Syaikhan, dan disepakati oleh Albani di beberapa tempat dlm tulisannya, seperti dalam Shahih At-Targhib wat Tarhib, II/125 no. 1622; Shahih wa Dha’if Sunan Abi Daud, IV/17 no. 1517; Shahih wa Dha’if Sunan At-Tirmidzi, VIII/77 no. 3577; dan dalam Tahqiq Riyadhus Shalihin, I/639 no. 1883 ia berkata: Hadits ini dikeluarkan oleh Al-Hakim dengan sanad yang kuat, adapun yang dikeluarkan oleh Abu Daud dan Tirmidzi dari jalan Zaid maula Nabi SAW dlm sanad-nya ada orang yang tak dikenal, tetapi sebagai syahid maka tidak mengapa dan hadits ini memiliki beberapa penguat yang lainnya.
[5] HR At-Turmudzi, hadits no. 3220 dan di-shahih-kan oleh Albani dlm beberapa kitabnya, yaitu dalam Shahih wa Dha’if Sunan At-Turmudzi, VII/220 no. 3450; dalam Shahih wa Dha’if Sunan An-Nasa’i, III/429; dan dalam Shahih Sunan Abi Daud, no. 901
[6] HR Ibnu Mas’ud dalam Fadhlus Shalah ‘alan Nabiyy SAW, Al-Juhdhiy Al-Malikiy, I/59 hadits no. 63, dg tahqiq Albani dan di-shahih-kannya [47]. Dalam 2 riwayat hadits di atas, sengaja ana mencantumkan shalawat yang menggunakan lafzh: “di seluruh alam ini” (في العالمين) untuk menunjukkan bahwa tambahan ini adalah shahih, berbeda dangan sebagian orang yang menuduh bahwa tambahan yang demikian dha’if, waLLAAHul musta’an
[7] HR At-Turmudzi, II/258 dan di-shahih-kan Albani dlm Ash-Shahihah, I/165
[8] HR Ibnu Hibban, hadits no. 2328; Al-Hakim, I/511; dan di-shahih-kan Albani dalam Ash-Shahihah, III/202
[9] HR At-Thabrani dalam Al-Ausath, II/235 dan di-shahih-kan Albani dalam Ash-Shahihah, VI/890; dan tentang penyebutan 100x di-shahih-kannya dalam Shahih At-Targhib wat Tarhib, I/160 no. 658
[10] HR Muslim, XIII/203, hadits no. 4859
[11] HR At-Thabrani, I/79 hadits no. 2; Hakim, I/537 dia berkata : Shahih sesuai syarat Muslim, dan diperkuat oleh Al-Mundziri, II/236 dia berkata : Rijal-nya adalah Rijal hadits shahih. Disepakati pula oleh Al-Haitsami, X/142-423 dan juga oleh Albani, dlm Ash-Shahihah, I/120
|
| Ke atas.
RSS feed untuk komentar pada naskah ini. TrackBack URI
ana minta tolong takhrijnya dikirim via email yang lengkap
jazakalloh
tinggal copy aja, pake nyuruh2 kirim yang lengkap lagi
izin copas jadi ebook
assalamu alaikum, sangat perlu sekali shohih alma’tsurot lengkap.karena semakin banyak pernyataan2 bahwa alma’tsurot itu bid’ah, trbukti di facebook telah ada yang berani mempublikasikan catatan2 bahwa alma’tsurot itu bid’ah,dan itu berasal dari orang2 yang ana tahu ltarblkang jamaahnya,yaitu mereka yang selalu memfitnah jamaah ini.ana tidak perlu mnyebutkan,mungkin antum semua sudah bisa menebaknya.
jzkallah atas perhatiannya. wassalamu alaikum.
assalamu’alaikum…
afwan, bisa minta tolong takhrijnya dijadikan 1 file lengkap? ana cuma menemukan point no. 1, 2 trus 8. point 3 sampai 7 isinya apa? agar tidak terpotong2, mungkin bisa dijadikan 1 bahasan khusus, misal dengan judul “shahih al-ma’tsurot lengkap”. jadi pembaca bisa paham keseluruhan dan tidak terpotong2. afwan. syukron.
wassalamu’alaikum
bisa ana minta email atau situs penulis, ana tertarik untuk membukukan tulisan penulis,jawaban sangat kami tunggu, syukron
Assalamu’alaikum
ana minta shahih alma’tsurat lengkap juga dengan takhrijnya
Ana minta do’a al-Ma’tsurat dalm bentuk pdf nya donk JZK