Luka Umat Yang Berdarah-darah .. Pakistan, Afghanistan, Irak dan Somalia

16/6/2009 | 22 Jumada al-Thanni 1430 H | 483 views
Oleh: DR. Muhammad Mahdi Akif
Kirim Print

pic5306Risalah dari Muhammad Mahdi Akif, Mursyid Am Ikhwanul Muslimin, 14-06-2009

Penerjemah:

Abu Ahmad

_________

Segala puji bagi Allah, dan shalawat dan salam atas Rasulullah, Muhammad saw dan orang-orang yang mendukungnya, selanjutnya..

Hampir hati ini luluh dalam kesedihan dan kenestapaan sekalipun dalam hati ini ada Islam dan iman… di manapun Anda menghadapkan wajah kepada negeri Islam, khususnya ke daerah yang sedang bergejolak mulai dari Pakistan, Afghanistan, Irak dan Somalia; Anda akan menemukan aliran sungai yang berdarah dari jiwa yang tidak berdosa, setiap hari Anda akan menyaksikan darah tersebut terus mengalir dan – sayangnya – dilakukan oleh seorang Muslim. Dan fitnah merupakan kunci utama munculnya kejahatan di setiap negara, dan di belakangnya terdapat tangan-tangan yang keji dan konspirasi asing yang ingin memecah belah umat, bahkan menghancurkan setiap negara muslim dan mempetak-petakannya, sementara satu-satunya yang mendapatkan manfaat dari kondisi tersebut adalah para musuh bangsa; seperti Zionis dan imperialis barat Amerika dan Eropa.

Namun kami Ikhwanul Muslimin – kami menginginkan seluruh negeri Islam dan negara-negara lainnya untuk bangkit dan maju; mewujudkan persatuan bangsa di dalam lingkup yang sempit, dan berusaha di setiap geografis dari  masing-masing daerah untuk memperkuat hubungan dan ikatan; budaya, ekonomi dan hubungan di antara mereka, dalam rangka untuk mencapai integrasi regional sebagai jalan pembuka mengembalikan seluruh kekuasaan internasional kepada umat Islam; mendekatkan kebudayaannya, menyatukan visinya, menghidupkan kembali kemuliaannya dan membebaskan negeri-negerinya.

Dimanakah Umat Islam?

Ribuan warga lari dari neraka perang di Swat
Di Pakistan .. Setelah kesepakatan dengan Pemerintah mengenai penerapan hukum Islam dI “Lembah Swat,” sesuai dengan keinginan warga setempat, yang merupakan keinginan kuat bagi seluruh rakyat Pakistan, bahkan merupakan keinginan yang dimiliki oleh setiap warga Pakistan. Karena jika tidak demikian, apa makna pemisahan diri umat Islam dari umat Hindu pada anak benua India jika bukan karena keinginan untuk menghidupakan kembali kemuliaan Islam dan penerapan syariah yang diidam-idamkan?

Belum lama berlalu saat resolusi dikeluarkan, namun fitnah telah menguasainya, hingga mulai terjadi insiden dan kecurigaan bahkan terjadi pelecehan dan serangan dari luar daerah, dan disejajarkan – benar atau salah – adanya organisasi Islam terselubung; yang pada akhirnya berakibat pada gagalnya perjanjian dan kesepakatan, dan militerpun menginvasi “Lembah Swat” sehingga menewaskan lebih dari ratusan orang warga yang tidak berdosa dan ditambah dengan satu setengah juta warga yang mengungsi ke daerah ibukota Pakistan.

Siapakah yang berada di belakang hasutan untuk menggagalkan kesepakatan dan menginvasi wilayah tersebut?

Dialah Amerika .. sebagai Negara yang tidak menginginkan kebesaran Islam oleh pemimpinnya, dengan selalu mencegah dan menghalang-halangi orang untuk memiliki kebebasan memilih dalam menerapkan dan mengaplikasikan Islam di negerinya sendiri.

Amerika .. Negara yang telah mewariskan politik kolonial Inggris dengan jargon “pecah belah maka Anda akan mampu menguasainya”, dengannyalah Arab dipeta-petakan menjadi ada orang yang moderat dan radikal, dan mengembalikan umat Islam pada kenangan sejarah yang menyakitkan yang hampir berakhir, mengobarkan fitnah sektarian antara aliran syiah dan Sunni.

Amerika.. yang berhasil mengakhiri kekuasaan imperium kolonial kuno: (Inggris, Perancis dan Italia), dan yang lainnya hingga hanya sebagai warisan yang ditinggalkan oleh imperium, merampas kekayaan umat Islam, khususnya minyak, dan terus melebarkan tangannya untuk merampas kekayaan tersebut, baik secara sukarela atau terpaksa, suka atau tidak suka, dengan cara lembut atau kekerasan.

Amerika .. yang telah berhasil menghasut pemerintah Pakistan – dan masih terus berlangsung hingga kini – terhadap salah satu bagian dari warganya, dan menyebabkan tumpahnya darah orang yang tidak berdosa, dan mengungsinya jutaan warga, dan mengancam kelangsungan hidup di Pakistan itu sendiri sebagai negara dan tanah air bagi semua warganya.

Begitupula dengan Negara tetangga Pakistan, yang tidak pernah berhenti terjadinya serangan bom seperti Afganistan sejak delapan tahun terakhir, menjerumuskan tentara NATO dari hari ke hari untuk tenggelam di rawa-rawa Afghanistan; mengulang kembali melakukan percobaan yang sama sekali tidak memberikan manfaat, terutama  sejak Alexander the Great, melalui Inggris, dan berakhir pada Negara Soviet.

Setiap hari daerah pedesaan dan pertanian yang tidak bersalah di bom yang hingga saat ini kehidupan mereka berada dalam kemiskinan dan sederhana terutama saat megadakan acara pernikahan secara sederhana, namun pesawat perang tentara Atlantik dan Amerika menghantam mereka sehingga membuyarkan perayaan yang sedang mereka lakukan; sehingga berubah menjadi ladang pembantaian dan kematian, puluhan orang tewas, sementara Amerika sendiri sama sekali tidak mau meminta maaf, bahkan tidak mau menghentikan bom maut dan serampangan tersebut.

Kondisi yang mengenaskan juga terjadi di Somalia.. terjadi karena adanya pemicu perang antara Eriteria dan Etopia, rekayasa dan konspirasi internasional yang telah dirajut benangnya oleh Amerika, sehingga terjadilah pertikaian dan perpecahan, kemudian berlanjut pada perang dan pertarungan antar Ikhwah; untuk kemudian berubah menjadikan jalan-jalan di ibu kota Mogadishu penuh dengan pembunuhan. Setiap harinya berjatuhan puluhan korban tewas, tidak memberikan kehidupan yang aman, ketentraman dan kemerdekaan, dan bahkan hingga terjadinya pertikaian dan perang yang kuat secara teritori yang terus menyebar hingga pada tingkat pertikaian dan perang dengan menggunakan senjata, melakukan pelebaran dan pelatihan, sementara Somalia telah berubah menjadi kuburan bagi berbagai senjata nuklir dan kimia; sehingga mengancam kesehatan anak-anaknya dan mematikan kesuburan negerinya dan kekayaan hewannya, sementara pantai-pantainya telah berubah menjadi ladang kapal-kapal besar internsional, dan setelah warga Somalia kehilangan kepercayaan terhadap pimpinan politik dan kemudian para komandan perang; demikianlah yang saat ini terjadi hingga pada tingkat kehilangan kepercayaan dengan para pemimpin Islam yang mana mereka adalah harapan bangsa dalam menuju kebangkitan era baru di Somalia.

Penjajahan Amerika telah menumpahkan jutaan darah di Iraq

Irak telah terluka .. Yang tidak pernah berhenti sejak adanya invasi Amerika, meskipun beberapa tahun lamanya diblokade yang mengepung warga Irak, namun keberanian pasukan perlawanan memaksa pasukan kolonial untuk bersiap-siap hengkang, walaupun konspirasi tidak pernah berhenti untuk memecah belah Irak dan menanam api fitnah sektarian dan mazhab diantara anak bangsa, menghadang kebangkitann dan persatuan bangsanya; sehingga tidak menjadi perisai bagi bangsa Arab dan sebagai katalisator untuk kesatuan Islam.

Irak .. Yang telah menjadi ladang adanya pengaruh Iran, Zionis kemudian pengaruh Amerika Serikat, sementara Arab kosong, sekarang mereka menangis atas susu yang berceceran dan pengaruh yang hilang setelah ketidakhadiran yang disengaja dan pura-pura menghilang.

Dan dengan terus mengalirnya darah yang seakan tidak pernah berhenti, kami memberikan langkah dan peta solusi untuk menghentikan aliran darah tersebut:

1 – Kepada semua yang terlibat dalam konflik dan sengketa hendaknya mendengarkan terus firman Allah yang Maha Kuasa:

فَاتَّقُواْ اللّهَ وَأَصْلِحُواْ ذَاتَ بِيْنِكُمْ وَأَطِيعُواْ اللّهَ وَرَسُولَهُ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

”Maka bertaqwalah kepada Allah dan memperbaikilah hubungan diantara kalian, dan taatilah Allah dan Rasul-Nya jika kalian beriman”. (Al-Anfal: 1).

2 – Kepada semua yang menyaksikan aliran darah ini; dari para pemimpin dan penanggungjawab untuk menyimak firman Allah Allah yang Maha Kuasa:

وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اقْتَتَلُوا فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا فَإِنْ بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَى فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّى تَفِيءَ إِلَى أَمْرِ اللَّهِ فَإِنْ فَاءَتْ فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا بِالْعَدْلِ وَأَقْسِطُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

“Jika kedua kelompok dari orang-orang yang beriman saling berperang, maka damaikanlah diantara keduanya, namun jika salah satunya bughat (membangkang) atas yang lainnya maka perangilah kelompok yang membangkang tersebt sampai kelompok tersebut mau kembali kepada perintah Allah, namun ketika kelompok tersebut kembali maka damaikanlah kedua-duanya dengan adil dan bijak, karena sesungguhnya Allah sangat mencinta orang-orang yang berbuat adil dan bijak”. (Al-Hujurat:9)

Dan juga firman Allah:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ تُطِيعُوا فَرِيقًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ يَرُدُّوكُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ كَافِرِينَ

“Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian mentaati satu kelompok dari orang-orang yang diberi kitab maka niscaya mereka akan mengembalikan kalian pada kekufuran setelah keimanan kalian”. (Ali Imran:100)

3 – Kepada seluruh umat hendaknya memberikan peringatan kepada orang yang suka memata-matai, dan menyimak firman Allah:

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا

“Dan berpegangteguhlah kalian kepada tali agama Allah dan janganlah berpecah belah”. (Ali Imran:103)

Bahwa Kami selalu menyeru kepada orang-orang yang berakal dari umat ini untuk merenungkan diri mereka melakukan introspeksi diri, dan kami mengetahui bahwa jalan untuk menghentikan darah ini adalah dengan cara:

- Mengembalikan kebebasan kepada bangsa dan menghormati pilihannya secara bebas dan bersih.

- Mengembalikan kembali kebebasan negera, bangsa dan umat Islam, mencegah adanya intervensi asing dalam berbagai urusan negeri dan bangsa.

- Menghargai kebenaran yang dibawa oleh pasukan perlawanan, mendukung perjuangan mereka di berbagai tempat melawan penjajah asing.

- Berhati-hati terhadap konspirasi musuh yang selalu memata-matai umat.

- Berusaha melakukan pengembangan yang hakiki (real), kebangkitan ekonomi, sosial budaya; untuk mengembalikan umat terhadap semangat koherensi dan kohesi, dan mencegah fitnah dari berbagai macam bentuk.

- Ini adalah peran yang sangat kuat dan  hidup dan bagian dari lembaga-lembaga kemasyarakatan madani di setiap Negara kita; guna dapat mengangkat suara yang keras dalam rangka menghadapi berbagai penindasan, kesewenang-wenangan dan korupsi, dan memiliki semangat gerakan yang rapi guna membangkitkan ruh bangsa, serta meningkatkan kesadaran,  memberikan peringatan terhadap apa yang terjadi padanya dan yang ditujukan kepadanya ..dan Allah berada dibalik tujuan ini, Dialah Allah yang menunjukkan ke jalan lurus, dan Allah Maha besar dan segala puji hanya milik Allah.

Shalawat dan salam atas nabi kita Muhammad saw yang ummi, beserta keluarganya dan para sahabatnya

Dan segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam.


Naskah Terkait Sebelumnya:


Dipublikasikan pada 16/6/2009 / 22 Jumada al-Thanni 1430 H, dalam rubrik Risalah Mursyid. Anda dapat mengikuti seluruh komentar pada naskah ini melalui RSS 2.0 feed. Anda juga dapat memberi komentar, atau melakukan trackback dari situs Anda. Kirim | Print | Ke atas.

Tulis Komentar

3 Komentar

فَاتَّقُواْ اللّهَ وَأَصْلِحُواْ ذَاتَ بِيْنِكُمْ وَأَطِيعُواْ اللّهَ وَرَسُولَهُ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

Bagi mereka yang mendengar, melihat dan membaca bisikan ini sudah pasti sedar. Fahami ayat di atas ini dan amalkan demi kebaikan semua umat. Jalingkan hubungan mesra dan juahi persengketaan. Perbuatbaiklah dan galakan kerukunan hidup bermaufakatan, jauhkan pertelingkahan kuatkan semangat perpaduan. Bagi umat bumi Malaysia ini. Kita ada pegangan hidup untuk mengelakkan perpecahan kaum amalkan dan hayatilah penghayatan rukun negara untuk membena dan memertabatkan negara dari pencerobohan.Kalau Islam ada Rukun Islam yang lima wajib diamalkan oleh semua umat Islam. Begitu juga Negara ada Rukun Negara, Hayatilah demi kesetabilan dan keselamatan negara.

 

di mankah umat islam kini?mereka hanya memikirkan golongannya sendiri,mereka lupa bahwa persatuan kaum muslimin yang akan menjadi kekuatan yang di takuti musuh2 islam

 

Alkhamdulillah, hidup sekali bisa menemukan ikhwan dan ikhwat yang mencintai dan menghormati keutuhan dan kesatupaduan Gerakan Islam Universal dalam usaha memandu seluruh penduduk bumi menuju jalan Alloh dan Rosul Muhammad SWT melalui Al-Qur’an-Al Hazdis yang di kerjakan secara bersama-sama dengan sesama atas dasar keyakinan yang vioner.

Alkhamdulillah jazaa kallohu khoiroh.

Wassalamu’alaikum Wr Wb.

 

RSS feed untuk komentar pada naskah ini. TrackBack URI

Tulis Komentar


« sebelumnya
sesudahnya »