Kondisi Kesehatan di Palestina: Para Pasien di Jalur Gaza Berada di Ujung Kematian

6/12/2008 | 7 Dhul-Hijjah 1429 H | 370 views
Oleh: Al-Ikhwan.net
Kirim Print

Beberapa rumah sakit di Jalur Gaza memberikan pengobatan para penderita yang terancam kematian

Menteri kesehatan Palestina memberikan peringatan kondisi terus berlangsungnya kucuran darah dari warga Gaza yang memiliki keteguhan untuk tinggal di sana, yang hingga hari sekitar 265 orang menemui syahid, sambil juga mengingatkan dunia bahwa kondisi rumah sakit di sana saat hanyalah bangunan yang terbuat dari semen namun kosong dari obat-obatan, peralatan dan perangkat medis dan kedokteran, sementara pada waktu yang sama penuh dengan ribuan pasien dan penderita yang kritis dan membutuhkan pengobatan segera keluar namun terhalang oleh adanya blokade.

Sebagaimana juga ditegaskan dalam keterangannya bahwa lembaganya sedang mengalami defisit pada berbagai hal hingga obat-obatan dan peralatan medis yang paling asasi sekalipun; padahal kebutuhan terhadap obat-obatan pokok mencapai 100 jenis obat, adapun peralatan medis yang dibutuhkan mencapai 230 jenis; yang secara mayoritas digunakan untuk menolong ribuan pasien yang membutuhkan pengobatan segera dan masih terbaring di ruangan ICU; sehingga tampak saat ini mereka –secara riil- terancam bahaya dan berakibat pada kematian.

Namun diisyaratkan pula bahwa kekurangan obat-obatan dan peralatan medis tersebut bukan sebab karena adanya blokade yang berkelanjutan terhadap Jalur Gaza, namun karena keras kepala pemerintah otoritas Palestina pimpinan Abbas yang menghalangi penerimaan anggaran tahunan terhadap Jalur Gaza untuk obat-obatan dan peralatan utama medis; sehingga sampai hari ini Jalur Gaza tidak mendapatkan haknya kecuali hanya seperempatnya saja; yang itupun di dapat pada akhir bulan Agustus yang lalu.


Naskah Terkait Sebelumnya:


Dipublikasikan pada 6/12/2008 / 7 Dhul-Hijjah 1429 H, dalam rubrik Akhbar Ikhwan. Anda dapat mengikuti seluruh komentar pada naskah ini melalui RSS 2.0 feed. Anda juga dapat memberi komentar, atau melakukan trackback dari situs Anda. Kirim | Print | Ke atas.

Tulis Komentar

Belum Ada Komentar

RSS feed untuk komentar pada naskah ini.

Maaf, untuk sementara kolom komentar tidak tersedia.

« sebelumnya
sesudahnya »