
Menang atau mati syahid
ikhwanonline.com:
Ustadz Muhammad Mahdi Akif, Mursyid Ikhwanul Muslimin meminta kepada para pejuang Palestina di Gaza untuk menjadikan darah para pemimpinnya, tentaranya dan penduduk sipilnya, laki-laki, wanita dan anak-anak, sebagai pemacu untuk mengobarkan revolusi perjuangan dan menyulutkan api perlawanan dan perjuangan serta menjadikan berbagai kemampuan yang dimiliki untuk memperteguh dan memperkokoh ketegaran pada kebenaran, serta sebagai reaksi keras atas kezhaliman yang tidak manusiawi, beliau berkata: “Jadikan darah para syuhada sebagai laknat atas agresor Yahudi yang kejam”.
Hal tersebut disampaikan pada statemen khusus untuk ikhwanonline; pada saat beliau menyampaikan takziyah pada As-Syahid al-qaid Sa’id Shiyam dan syuhada Gaza yang tidak berdosa.
Beliau berkata: “Shiyam telah mendapatkan dari Allah apa yang telah beliau harapkan; bertemu dengan Rabbnya pada derajat yang sangat mulia, sebagai mujahid di bumi yang paling suci guna menegaskan kepada dunia seluruhnya bahwa seluruh warga Gaza dan bangsa Palestina tidak ada perbedaan dalam pengorbanan mereka antara pemimpin dan prajurit, semuanya akan mendapatkan ganjaran yang besar, tujuan yang mulia dengan membawa syiar yang mulia pula, “Menang atau Mati Syahid”.
Beliau juga menambahkan: “Wahai para pejuang yang tegar dan para mujahid yang mulia di Gaza…kalian telah mendapatkan pelajaran dari dunia akan sebuah kemuliaan di zaman yang penuh dengan kebusukan, memberikan pelajaran yang mulia dari salah satu ayat-ayat Allah SWT, karena itu berjalanlah kalian menuju cita-cita yang kalian inginkan:
إِنْ تَكُونُوا تَأْلَمُونَ فَإِنَّهُمْ يَأْلَمُونَ كَمَا تَأْلَمُونَ وَتَرْجُونَ مِنْ اللهِ مَا لا يَرْجُونَ
“Maka Sesungguhnya mereka pun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari pada Allah apa yang tidak mereka harapkan. dan adalah Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana”. (An-Nisa:104)
Sesungguhnya janji Allah hanya akan diberikan kepada orang seperti kalian yang tegar dan teguh pada kebenaran:
كَتَبَ اللهُ لأَغْلِبَنَّ أَنَا وَرُسُلِي إِنَّ اللهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ
“Allah telah menetapkan: “Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang”. Sesungguhnya Allah Maha kuat lagi Maha Perkasa”. (Al-Mujadilah:21)
dan ingatlah:
أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا وَإِنَّ اللهَ عَلَى نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ
“Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena Sesungguhnya mereka telah dianiaya. dan Sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu”. (Al-Hajj:39)
|
| Ke atas.
RSS feed untuk komentar pada naskah ini. TrackBack URI
apa bila Alloh menakdirkan sebuah peperangan antara muslim dan kafir maka sesungguhnya itu adalah kesempatan masuk surga bagi orang-orang beriman tanpa khisab.maka dari itu mari kita kembalikan semua kepada Alloh dengan menggunakan Alquran dan hadits sebagai dasar hidup bukan yang lain.
Insya Allah pengorbanan As Syahid, Mendagri Al-Qaid Sa’id Shiyam, menambah semangat Jihad bagi Para Mujahidin Palestina untuk mengusir penjajah dari Bumi Palestina dan ini dibuktikan dengan diundangnya Hamas dan Faksi Pejuang lainnya di KTT Doha.
Pengorbanan As Syahid tidak sia-sia dan Rakyat Palestina pun tahu mana pimpinan yang memperjuangkan Kemerdekaan mana pimpinan yang berada dibawah ketiak penjajah kejam zionis israel. konspirasi Pemimpin Palestina yang ada Ramallah dan dua pemimpin Negara besar Arab yang bekerja sama dengan penjajah bukanlah pemimpin yang memperjuangkan umat.