Arsip Raddusy Syubuhat
Umat Islam Bukan Umat yang Terbelakang
Rabu, 20 Agustus 2008 | 17 Shaban 1429 HDalam kehidupan umat saat ini, terutama kalangan Barat dan orang-orang yang berfikiran kebarat-baratan; kebanyakan dari mereka memandang bahwa Islam dan kaum muslimin memiliki penilaian yang hampir merata walaupun memiliki keragaman dalam memberikan solusi dan cara menanggulanginya, perangkat yang digunakan dan tujuan yang ingin diraih; yaitu bahwa umat Islam yang selalu menyeru untuk kembali kepada Aqidah yang lurus dan bersih, dan [...]
Islam Adalah Agama Samhah
Rabu, 9 April 2008 | 2 Rabbi al-Thanni 1429 H
Akhir-akhir ini kita menyaksikan bagaimana orang-orang kafir; di Barat ataupun di Timur giat membuat image negative tentang Islam, menyebarkan propaganda dan isu yang menjadikan umat manusia di jagad alam yang sedikit tahu tentang Islam berprasangka buruk terhadap Islam, terlebih lagi yang belum tahu maka akan lebih banyak negative thinkingnya terhadap Islam, sehingga mereka menjaga jarak [...]
Apakah Jilbab Bagi Muslimah Tidak Wajib?
Selasa, 1 Januari 2008 | 22 Dhul-Hijjah 1428 HApakah Berjilbab Termasuk Masalah Ijtihadi Dalam Syari’ah Islam Sehingga Kedudukannya Menjadi Relatif?
Di akhir zaman ini banyak orang yang berani berfatwa dengan menabrak kesepakatan para ulama, keluar dari kaidah belajar ilmu fiqh yang disepakati, mencari pendapat-pendapat yang syadz (nyleneh), yang bagi orang yang benar-benar mempelajari fiqh tidak tertutup lobang-lobang kelemahan mereka, semua ini mereka lakukan hanya [...]
Dalil-Dalil Ulama Salafus-Shalih yang Membolehkan Nyanyian dan Musik (Bagian IV)
Rabu, 17 Oktober 2007 | 6 Shawwal 1428 HHujjah Keempat: Hadits Ma’azif
Hadits yang paling terkenal dan yang sering dikemukakan untuk mendukung pendapat para Ulama yang mengharamkan musik adalah hadits ini, mari sekarang kita bahas secara rinci, lafzh-nya adalah sebagai berikut:
ليكونن من أمتي أقوام يستحلون الحر و الحرير و الخمر و المعازف
Ada iqamatul-hujjah kami berkaitan dengan hadits ini adalah: pertama bahwa ia merupakan hadits [...]
Apakah Berdemonstrasi Bid’ah?
Selasa, 16 Oktober 2007 | 5 Shawwal 1428 HSegala puji bagi ALLAAH yang telah mengutus rasul-Nya dengan membawa agama yang hanif dan toleran (hanifiyyah wa samhah) untuk menghilangkan segala keberatan (al-aghlal) dan ekstrimitas (al-ghuluww) dari ajaran agama sebelumnya dan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam semesta..
Semoga shalawat serta salam tercurah pada Imam para Da’i, pembawa panji risalah, yang karena rahmat ALLAAH beliau bersifat [...]
Dalil-Dalil Ulama Salafus-Shalih yang Membolehkan Nyanyian dan Musik (Bagian III)
Jumat, 5 Oktober 2007 | 24 Ramadhan 1428 HIkhwah wa akhwat fiddiin a’azzakumuLLAAH, ada beberapa dalil lain dari Al-Qur’an yang sering dikemukakan oleh mereka yang mengharamkan musik, ana sampaikan di bawah ini berikut bantahannya berdasarkan referensi para ulama Salafus Shalih.
Dalil-Dalil Ulama Salafus-Shalih yang Membolehkan Nyanyian dan Musik (Bagian II)
Jumat, 28 September 2007 | 16 Ramadhan 1428 HLafzh Al-Laghwu terdapat banyak dalam Al-Qur’an, dan tafsir yang paling tepat adalah menafsirkan Al-Qur’an dengan Al-Qur’an (tafsirul Qur’an bil Qur’an), maka untuk membuktikan kurang tepatnya menafsirkan lafzh al-laghwu dalam ayat di atas dengan makna musik, mari kita simak makna al-laghwu di berbagai ayat yang lainnya menurut tafsir ulama Salafus Shalih,
Dalil-Dalil Ulama Salafus-Shalih yang Membolehkan Nyanyian dan Musik (Bagian I)
Rabu, 26 September 2007 | 14 Ramadhan 1428 HAssalamu ‘alaykum… Ikhwah wa akhwat fiLLAAH a’azzakumuLLAAH, sebagai salah satu contoh dari pembahasan kita yang lalu tentang berbagai perbedaan pendapat dalam masalah furu’iyyah-fiqhiyyah yang masing-masing memiliki kekuatan hujjah serta dalil yang shahih, akan ana bahas di sini contoh yang berkaitan dengan masalah nyanyian dan musik. Di berbagai website dan millist diposting fatwa-fatwa yang ulama mengharamkan nyanyian dan musik, dan ini menurut ana -demi ALLAAH- adalah baik, karena para pemusik akhir-akhir ini sudah banyak yang terjerumus kepada perilaku ghuluww (berlebihan) yang memang diharamkan, bahkan ada pula yang sudah terjatuh kepada syirik karena bait-bait syairnya sudah menyentuh esensi tauhid kepada ALLAAH Yang maha Tinggi lagi Maha Esa..
Pendapat Syaikhul Islam Ahmad bin Abdul Halim Bin Taimiyah (661 – 728 H) Tentang Parlemen
Rabu, 19 September 2007 | 7 Ramadhan 1428 HSYAIKHUL ISLAM rahimahullah ditanya tentang seorang yang menjabat suatu jabatan, yang bertugas memutuskan banyak perkara, dan dia harus membayar beban tugas seperti yang biasa terjadi, dan dia memiliki kesempatan untuk menumbangkan semua bentuk kezoliman, bersungguh-sungguh melakukannya sesuai dengan kemampuannya, dia mengetahui jika hal itu ditinggalkannya dan memberikan pada yang lain, lalu dijabat orang lain, maka kezoliman akan merajalela, bahkan bertambah, sementara dia mampu untuk meminimalisir dan meringankan hal tersebut, sehingga sebagiannya sudah mampu diatasi, sementara sebagiannya adalah sektor keuangan yang tidak mungkin digugurkannya, dalam hal ini ia dituntut untuk mengganti bagian yang tidak bisa diatasinya itu, sementara ia lemah dan tidak mampu, tidak mungkin ia lakukan.
Al-Ma’tsurat Dha’if? (Bagian II)
Kamis, 16 Agustus 2007 | 3 Shaban 1428 HPermasalahan kedua yang ingin ana bahas berkaitan dengan tema wirid Al-Ma’tsurat adalah berkaitan dengan kayfiyyat (tatacara) membacanya, karena banyak orang yang mempertanyakan mengapa sebagian ikhwah ada yang membacanya sendiri-sendiri (dan ini disepakati kesunnahannya), namun adapula yang membacanya secara berjama’ah (bersama-sama) bukankah cara yang kedua ini termasuk bid’ah?











