Daftar - Masuk log









Jika anda mendengar adzan segeralah lakukan shalat walau bagaimanapun kesibukan anda. Bacalah Al-Qur'an, lakukanlah pengkajian, dengarlah pengajian dan berdzikirlah. Jangan sia-siakan waktu anda untuk persoalan yang tidak berguna. Berusahalah membiasakan berbicara dengan bahasa Arab standard karena bahasa Arab standard merupakan salah satu syi'ar Islam. Jangan memperbanyak perdebatan dalam semua urusan walau bagaimanapun keadaannya, sebab pertengkaran tidak akan mendatangkan perbaikan. Jangan banyak tertawa, karena orang yang selalu berhubungan dengan Allah bersifat tenang dan serius. Jangan banyak bergurau, sebab ummat yang berjihad hanya mengenal keseriusan. Jangan bersuara keras melebihi yang diperlukan pendengar karena hal itu selain menyakitkan juga ternmasuk perbuatan bodoh. Jangan mengumpat seseorang, jangan merendahkan lembaga-lembaga Islam dan jangan berbicara kecuali dalam kebaikan. Berkenalanlah dengan saudara dan teman-teman yang Anda jumpai meskipun Anda tidak diminta memperkenalkan diri sebab dasar dakwah kita adalah kasih sayang dan persaudaran. Kewajiban itu lebih banyak dari waktu yang Anda miliki, maka bantulah orang lain supaya memanfaatkan waktunya. Kalau Anda berurusan persingkatlah pelaksanaannya. (Hasan Al-Banna)
Arsip Ghazwul Fikri

Apakah Islam Hanya Mengatur Wilayah Privat Saja Ataukah Seluruh Aspek Kemasyarakatan Termasuk Pemerintahan?

Selasa, 10 Juli 2007 | 25 Jumada al-Thanni 1428 H

Kaum mu’minin tidak boleh memisah-misahkan ajaran Islam dengan mengambil sebagian ajarannya lalu meninggalkan sebagian yang lainnya. Memilah-milah ajaran Islam adalah haram hukumnya, demikian pula mengambil sistem orang kafir yang bertentangan dengan Islam secara sengaja (tanpa alasan takut pada makar mereka) juga haram hukumnya.

Kirim ke teman | Print | Beri komentar »

Sikap Kader Saat Menghadapi Isu & Provokasi (Mawqif Ad-Du’at Nahwa Al-’Ifki’)

Kamis, 10 Mei 2007 | 24 Rabbi al-Thanni 1428 H

Salah satu sikap yang harus kita miliki di dalam mengemban amanah dakwah & jihad menegakkan syari’ah ALLAAH SWT di muka bumi ini adalah sikap berprasangka baik kepada saudara kita sesama mu’min -siapapun dia & dari kelompok apapun mereka- sepanjang ia atau mereka dikenal keikhlasannya & perjuangannya untuk Islam dan meninggikan kalimatuLLAAH.

Kirim ke teman | Print | Beri komentar »

Legalitas Poligami Dalam Kehidupan Bermasyarakat

Rabu, 13 Desember 2006 | 21 Dhul-Qadah 1427 H

(ادْفَعْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ السَّيِّئَةَ نَحْنُ أَعْلَمُ بِمَا يَصِفُونَ) (المؤمنون:96)
“Tolaklah perbuatan buruk mereka dengan yang lebih baik. Kami lebih mengetahui apa yang mereka sifatkan” (QS. al-Mu’minuun: 96)
Pendahuluan
Menikah adalah pola hidup para nabi, benteng para ahli taqwa dan kebanggaan para waliyullah. Itulah petikan beberapa bait yang sering dilantunkan oleh para penghulu (pencatat nikah) di setiap kelurahan [...]

Kirim ke teman | Print | 1 komentar »

Peran Media Komunikasi Modern (TV) sebagai Sarana untuk Menghancurkan

Minggu, 11 Desember 2005 | 9 Dhul-Qadah 1426 H

1. Pengertian Komunikasi
Van Doorn & Lammers menyatakan komunikasi adalah merupakan sebagai sebuah tindakan, ia menganalisis komunikasi dari dua sisi yaitu sisi individu dan sisi sosial. Dari sisi individu ia membagi komunikasi menjadi yang bertipe obyektif (dari luar) yang melahirkan kegiatan dan cara tindak dan subyektif (dari dalam) yang melahirkan proses-proses psikis dan sikap. Sedangkan dari [...]

Kirim ke teman | Print | 2 komentar »