Daftar - Masuk log









Jika anda mendengar adzan segeralah lakukan shalat walau bagaimanapun kesibukan anda. Bacalah Al-Qur'an, lakukanlah pengkajian, dengarlah pengajian dan berdzikirlah. Jangan sia-siakan waktu anda untuk persoalan yang tidak berguna. Berusahalah membiasakan berbicara dengan bahasa Arab standard karena bahasa Arab standard merupakan salah satu syi'ar Islam. Jangan memperbanyak perdebatan dalam semua urusan walau bagaimanapun keadaannya, sebab pertengkaran tidak akan mendatangkan perbaikan. Jangan banyak tertawa, karena orang yang selalu berhubungan dengan Allah bersifat tenang dan serius. Jangan banyak bergurau, sebab ummat yang berjihad hanya mengenal keseriusan. Jangan bersuara keras melebihi yang diperlukan pendengar karena hal itu selain menyakitkan juga ternmasuk perbuatan bodoh. Jangan mengumpat seseorang, jangan merendahkan lembaga-lembaga Islam dan jangan berbicara kecuali dalam kebaikan. Berkenalanlah dengan saudara dan teman-teman yang Anda jumpai meskipun Anda tidak diminta memperkenalkan diri sebab dasar dakwah kita adalah kasih sayang dan persaudaran. Kewajiban itu lebih banyak dari waktu yang Anda miliki, maka bantulah orang lain supaya memanfaatkan waktunya. Kalau Anda berurusan persingkatlah pelaksanaannya. (Hasan Al-Banna)
Arsip Aqidah Da'iyah

Halaman Berikutnya »

Sentuhan-sentuhan Tarbiyah: Sikap Para Pemuka Terhadap Da’wah

Rabu, 6 Agustus 2008 | 3 Shaban 1429 H

Ketika Allah SWT hendak menceritakan tantang kisah para nabi dan rasul-Nya dalam Al-Quran; pertama kali yang diceritakan adalah pertentangan yang dilakukan oleh para pemuka –pemimpin kaum dan kekufuran mereka- terhadap para nabi dan rasul; sebagai kisah pertama yang disebutkan tentang pertentangan dan pembangkangan mereka terhadap utusan Allah sebelum menceritakan tentang kaum mu’minin dan sikap mereka terhadap [...]

Kirim ke teman | Print | Beri komentar »

Sentuhan-sentuhan Tarbiyah: Hakikat Dakwah Islam

Selasa, 15 Juli 2008 | 12 Rajab 1429 H

Penterjemah:
Abu Ahmad
________
Bahwa diantara hakikat dakwah Islam yang dicontohkan oleh Rasulullah saw dan para sahabatnya adalah dalam rangka mewujudkan kesejahtaraan umat baik di dunia dan di akhirat, dengan bermanhajkan Islam, berpedoman pada Al-Qur’an dan sunnah. Dan tentunya, selain mewujudkan itu, bahwa hakikat dakwah juga ingin memberikan kontribusi perbaikan; terutama pada tiga pokok penting, yaitu:
1. Menyeru kepada [...]

Kirim ke teman | Print | Beri komentar »

Penyimpangan Aliran Syi’ah “Imamiyah Al-Itsna-’Asyariyyah”

Sabtu, 25 Agustus 2007 | 12 Shaban 1428 H

Aliran Syi’ah “Imamiyah Al-Itsa-’Asyariyyah” membawa beberapa penyimpangan. Penyimpangan-penyimpangan tersebut jelas disebutkan dalam referensi-referensi yang mereka miliki. Dalam artikel ini akan disebutkan beberapa penyimpangan aliran Syi’ah “Imamiyah Al-Itsna-’Asyariyyah” (inhirafu manhaj “Imamiyyah Itsna Asyariyyah”) berdasarkan referensi mereka sendiri.

Kirim ke teman | Print | Beri komentar »

Iman Kepada Malaikat

Selasa, 5 Juni 2007 | 20 Jumada al-Ula 1428 H

Malaikat adalah salah satu makhluq Allah SWT yang diciptakan-Nya dari cahaya (nuur) dan diberikan kekuatan untuk senantiasa taat kepada-Nya tanpa bermaksiat sedikitpun. Tetapi walaupun tidak pernah sedikitpun bermaksiat kepada Allah SWT, malaikat adalah makhluq yang paling takut kepada azab Allah SWT.

Kirim ke teman | Print | Beri komentar »

Fitnah Qubur Menurut Al-Qur’an, As-Sunnah, dan Mawqif Para Ulama As-Salafus-Shalih

Kamis, 22 Februari 2007 | 3 Safar 1428 H

Prolog
BismiLLAAHi wash Shalatu was Salaamu ‘ala RasuliLLAAHi wa ‘ala alih,
Beberapa waktu yang lalu saya diundang oleh para ikhwah wa akhwat ke Sulawesi Selatan untuk mengisi ceramah berkaitan dengan Azab Qubur, dalam salah satu kesempatan tanya-jawab, ada sesorang ikhwah yang bertanya demikian: “Ustadz, bukankah azab kubur tersebut tidak diindikasikan dalam KitabuLLAAH, ia disebutkan dalam hadits, tapi [...]

Kirim ke teman | Print | Beri komentar »

Syirik, Jenis-Jenisnya, dan Bahayanya

Senin, 12 Februari 2007 | 23 Muharram 1428 H

MAKNA SYIRIK
Syirik artinya menyekutukan Allah SWT dalam beribadah dengan salah satu diantara makhluk-Nya.
SEBAB-SEBAB SYIRIK

Pengagungan, pemuliaan dan penghormatan yang berlebihan. Pengagungan dalam syari’at Islam ada 2 macam:

Pengagungan yang sampai batas-batas tertentu dibolehkan bahkan diwajibkan (thobi’i), seperti anak kepada ayahnya (QS 17/23-24), terhadap nabi dan rasul as (QS 4/64, 24/63, 49/2-3).
Pengagungan yang berlebihan dan sampai [...]

Kirim ke teman | Print | Beri komentar »

Dirasat Fi Al-Aqidah Al-Islamiyyah

Senin, 29 Januari 2007 | 10 Muharram 1428 H

I. DEFINISI (تعريف):
a. Etimologi (لغة): Al-Aqidah berasal dari kata bahasa Arab العقد (mengikat, menguatkan, meneguhkan) yang merupakan مشتاق (kata jadian) dari asal katanya عقد-يعقد-عقدة-عقيدة yang maknanya ikatan.
b. Terminologi (إصطلاحا): Makna bahasa di [...]

Kirim ke teman | Print | Beri komentar »

Syubuhat Bahwa Ilham Dapat Dijadikan Hujjah Menurut Sebagian Kaum Sufi, Berikut Bantahannya Menurut Para Ulama Ahlus-Sunnah

Sabtu, 21 Oktober 2006 | 28 Ramadhan 1427 H

Oleh: Fadhilatu Syaikh, DR Yusuf Al-Qardhawi [1]
Hujjah Para Ulama Ahlus-Sunnah
Telah disebutkan bahwa pendapat Jumhur ulama Ahlus-sunnah bahwa: ILHAM TIDAK DAPAT DIAMALKAN KECUALI TIDAK TERDAPAT HUJJAH SAMA SEKALI DAN HANYA MENYANGKUT HAL-HAL YANG MUBAH SAJA.
Al Imam Ad Dabusi - rahimahuLLAAH - berkata [2]: “Hujjah Ahli Sunnah tentang tidak bolehnya berdalil dengan ilham dalam menentukan hukum [...]

Kirim ke teman | Print | 1 komentar »

Shalat Hari Raya

Jumat, 20 Oktober 2006 | 26 Ramadhan 1427 H

Jumlah Rakaat dan Takbir
Pertama: Jumlah raka’at shalat Id ada dua berdasarkan riwayat Umar radhiyallahu ‘anhu (yang artinya): “Shalat safar itu ada dua raka’at, shalat Idul Adha dua raka’at dan shalat Idul Fithri dua raka’at. Dikerjakan dengan sempurna tanpa qashar berdasarkan sabda Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam” [1]
Kedua: Rakaat pertama, seperti halnya semua shalat, dimulai dengan [...]

Kirim ke teman | Print | Beri komentar »

Apakah Ilham, Firasat, Mimpi, dan Kasyaf (Melihat Sesuatu yang Ghaib) Dapat Dijadikan Dalil?

Kamis, 19 Oktober 2006 | 26 Ramadhan 1427 H

Oleh :  Fadhilatu Syaikh, DR Yusuf Al-Qaradhawi [1]
Apakah Ilham Itu?
Dalam Al-Qur’an disebutkan dalam bentuk fi’il madhi (kata kerja lampau) yaitu dalam QS Asy-Syams 7-8 : “Dan demi jiwa serta penyempurnaannya, lalu IA meng-ILHAM-kan kepadanya jalan keburukan dan ketaqwaannya.”
Dalam Al-Mu’jam [2] disebutkan makna ayat tersebut : “ALLAH menanamkan dalam jiwa itu perasaan yang dapat membedakan antara [...]

Kirim ke teman | Print | 2 komentar »

Halaman Berikutnya »