Hancurkan Blokade Sepihak Terhadap Warga Palestina!!

24/11/2008 | 24 Dhul-Qadah 1429 H | 771 views
Oleh: DR. Muhammad Mahdi Akif
Kirim Print

Penterjemah:

Abu Ahmad

_______

Risalah dari Muhammad Mahdi Akif, Mursyid Am Al-Ikhwan Al-Muslimun

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam atas Rasulullah saw dan orang-orang yang mendukungnya; selanjutnya ..

Di saat dunia Arab dan Islam berdiam diri terhadap kondisi warga Palestina, namun seruan  Eropa untuk mengakhiri blockade dan embargo sejak dua tahun terhadap warga Palestina  di Gaza terus bergulir dan meningkat, padahal sejak 60 tahun lalu warga Palestina memiliki hak atas seluruh negerinya sendiri.

Di saat pasukan keamanan Arab melarang konvoy warga yang bertujuan mengenang dan mengingat kembali beban yang diderita warga Palestina dan berusaha menghancurkan blockade yang tidak mengindahkan nilai-nilai kemanusiaan; kita melihat dan menyaksikan kedatangan convoys bantuan dari Eropa dalam kapal-kapal yang datang dari Siprus ke Gaza.

Dan di saat  UNHCR tentang Hak Asasi Manusia mengumumkan bahwa blockade sepihak terhadap Gaza bertentangan dengan norma hukum internasional, dan sebelumnya Liga Arab mengadopsi resolusi yang mengangkat pengepungan di Gaza dan warga yang meninggal dengan kematian yang mengenaskan; kita tidak melihat propaganda dan resolusi tersebut berdampak pada bumi Palestina, sehingga Gaza tetap tenggelam dalam kezhaliman, anak-anaknya banyak yang meninggal akibat kekurangan obat-obatan dan perawatan, dan Israel terus melanjutkan penutupan kota Rafah dengan alasan yang samar-samar dan mengada-ada; sehingga menambah dan meningkatkan tragedi dan bencana kemanusiaan yang besar, membakar perasaan marah dan ketidakpuasan hati di Gaza; yakin bahwa dari seluruh dunia, Arab dan Ajam (asing), Muslim dan non-Muslim terlibat dalam memperketat kepungan dan menjadi sasaran penghinaan akibat kebebasan memilih pada saat pemilihan umum secara bebas, dan dukungan mereka untuk keberlangsungan perlawanan terhadap Zionist yang rasialist dan keji terhadap bumi Palestina.

Bahwa tindakan blokade secara sepihak tersebut sangat bertentangan dengan Perjanjian Internasional tentang Hak Asasi Manusia dan ketentuan hukum internasional serta Konvensi Jenewa IV, yang – sesuai dengan hukum kemanusiaan  internasional – dan merupakan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan; namun yang membuat tidak masuk akal adalah semua peserta sepakat -bahkan setelah beberapa saat- ketika Jaksa Penuntut umum mengajukan Pengadilan Kriminal Internasional terhadap Presiden Sudan akibat krisis yang terjadi di Darfur, namun, mereka sama sekali diam terhadap kejahatan yang ditayangkan layar televisi setiap pagi dan sore tentang pembantaian satu setengah juta jiwa di jalur Gaza..!!.

Namun, perihal yang paling krusial dan berbahaya yang terbetik di benak warga Arab adalah bahwa pemerintah, para tentera dan aparat keamanan ikut berkontribusi memperpanjang embargo dan berpartisipasi dalam pembunuhan warga Palestina secara perlahan, dan ketika wakil-wakil dari pemerintah Arab bertemu di Annapolis dan kemudian pada konfrensi di New York tentang dialog agama, tidak terdengar sedikitpun pembicaraan –walau satu kata- yang terkait dengan perlawanan terhadap penjajahan dan terhadap blockade sepihak; karena itu janganlah menyalahkan mereka kecuali diri mereka sendiri ketika meledak kemarahan yang bergemuruh di dalam hati dan jiwa terhadap semua tindakan tersebut.

Mesir menanggung beban berat dan besar dalam membuka blokade; karena kondisi keamanan nasional menuntut adanya pertentangan terhadap penjajahan Zionist, dan karena hal tersebut tidak akan mampu  melanggengkan kondisi aman selama Zionist masih menjajah bumi Palestina .. sekalipun  sepanjang sejarahnya Mesir telah banyak memberikan pengorbanannya  untuk pembebasan bumi Palestina dari penjajahan; sejak zaman kuno yang dilakukan terhadap pasukan Hittites, pasukan Holako, dan pada abad pertengahan melawan pasukan tentera Franjah, pasukan tentara salib, pasukan Tatars yang berhasil memasuki negeri Mesir; Namun, rezim Mesir hari ini gagal mendukung orang-orang yang tersiolir, yang teguh dan sabar; yang sedang melawan tindakan penutupan yang tidak memiliki alasan jelas dan bukti yang mendasar.

Bahwa menghalangi Perjanjian internasional untuk membuka penutupan jalan menuju Rafah, penghadangan atas Rakyat untuk mengangkat embargo dan membuka blokade, dan disertai adanya ekspor gas ke Zionist sang agresor merupakan bukit konkrit kegagalan Mesir dalam perannya membebaskan bumi Palestina, sementara Gaza tenggelam dalam kegelapan, dan berhadapan dengan tantangan pada ketentuan Administrasi Pengadilan yang tunduk pada semua kebijakan yang tidak adil dan resolusi  sepihak..  Semua ini menggelorakan kebencian dan kemarahan, bukan hanya di Mesir saja tetapi juga di seluruh dunia Arab dan dunia Islam; yang berharap kepada Mesir dan rakyatnya secara resmi memainkan peran historisnya yang sesua dengan kondisi.

Apa yang diperlukan dari Mesir?

1. Membuka jalan menuju Rafah secara alami, dan memberikan kedaulatan penuh atasnya; dengan melakukan koordinasi dengan pihak Palestina tanpa ada intervensi dari Zionist atau pihak lain, dan memberikan kepada warga Palestina dan Mesir untuk melintasi jalan tersebut secara aman; sesuai dengan prosedur keamanan dan jumrukiyah (visa) alami.

2. Memberikan jaminan kepada lembaga bantuan sosial (lokal) Mesir, Arab dan internasional untuk melaksanakan tugasnya dalam memberikan bantuan kepada masyarakat Palestina secara bebas dan aman, dan memotivasi kerja keras warga dalam rangka mengangkat dan mengakhiri blockade dan penjajahan.

3. Aktif dalam memfungsikan bahan bakar dan listrik yang terbentang di Jalur Gaza; sesuai dengan perjanjian perdagangan dengan perusahaan yang bertanggung jawab dan memaksa musuh Zionis (penjajah) untuk memenuhi kewajiban mereka di bawah Konvensi Jenewa IV; yaitu tunduk pada consensus internasional.

4. Membolehkan pasukan keamanan nasional dan kerakyatan untuk menyampaikan sikap dan pendapatnya pada konferensi dan demonstrasi dalam protes secara damai; yang mencerminkan semangat rakyat Mesir  dan menimbangnya secara nyata pada dunia Arab dan dunia Islam, sehingga mengarah pada keseimbangan, bersamaan dengan adanya tekanan yang dilakukan oleh Aliansi Zionist-Amerika.

5. Menghentikan propaganda/inciting media yang tidak adil terhadap rakyat Palestina dan gerakan-gerakan perlawanan, terutama (Hamas) dan menegaskan adanya kesatuan antara masyarakat Mesir dan Palestina.

6. Berusaha membangun sebuah koalisi Arab dan Islam Internasional untuk membela hak-hak Palestina yang sah dan menghentikan embargo/blockade secara sepihak dan tidak adil, melalui mekanisme hukum internasional di semua forum internasional.

Kami menghimbau para pemimpin Arab dan umat Islam untuk mengambil langkah-langkah berikut:

1. Komitmen dengan konsensus Liga Arab untuk mengangkat blockade secara sepihat dan tidak adil di jalur Gaza.

2. Memberikan dukungan kemanusiaan secara penuh  di semua tingkatan terhadap warga Palestina yang sabar yang berada Al-Quds, Tepi Barat dan Jalur Gaza.

3. Mengadakan Konferensi Islam yang memperhatikan permasalahan warga Palestina, dan segera melakukan musyawarah yang dipimpin oleh sekjen –bersama seluruh pemimpin Arab dan umat Islam-  untuk melakukan kesepakatan tentang pendekatan baru terhadap permasalahan  Palestina.

4. Melakukan rekonsiliasi dan dialog secara terbuka antara semua golongan dan faksi di Palestina, khususnya dua faksi besar; fatah dan Hamas.

5. Bahwa blockade sepihak ini tujuan utamanya adalah menghentikan perlawanan yang telah berhasil mengaburkan angan-angan dan mimpi Zionis, dan juga bertujuan untuk menanamkan perpecahan dan pertentangan di antara warga Palestina, menanamkan jiwa pesimis dan putus asa dalam tubuh mereka, dan untuk menghadapi itu kita harus menekankan bahwa melakukan perlawanan adalah ahk dan sah secara syar’I, secara nasional dan secara kemanusiaan dan sesuai dengan kesepakatan hukum internasional, dan perlawanan dalam segala bentuk dan manifestasinya adalah satu-satunya pilihan dalam menghadapi Amerika Zionist yang arrogan..

6. Telah berakhir gelombang perang terhadap terorisme dengan kegagalan di semua bidang.

Sungguh pemerintahan Bush yang telah berhasil mendesak para pemimpin Arab dan umat Islam dan mencoba untuk melakukan pencegahan dan pemerasan; tanpa memiliki peranan positif dan efektif dalam melayani permasalahan Palestina, dan mereka tidak melaksanakan kewajiban yang telah dibebankan atas mereka; baik kewajiban secara moral dan kemanusiaan terhadap rakyat dan bangsa Palestina di Jalur Gaza dan blockade -yang berakibat pada- kelaparan, kematian dan tragedi kemanusiaan yang mengenaskan.

Hari ini kita berada di persimpangan jalan, dan kita harus mengembalikan kesadaran dan mempromosikan karya dan kerja, mengidentifikasi musuh yang nyata yang bertujuan untuk menghentikan kepentingan umat dan kita semua, dan mengancam melakukan agresi secara kontinyu terhadap bangsa kita yaitu agresi Zionist yang di dukung oleh Amerika dan Eropa.

Wahai warga Arab dan Umat Islam…

Wahai umat yang memiliki kemerdekaan di segala penjuru dunia…

Wahai umat manusia seluruhnya…

* Hancurkanlah blokade secara sepihak dan keji tersebut.

* Bergabunglah dalam konvoi kemerdekaan, yang dimulai dari Siprus untuk mendukung steadfastness (ketegaran) penduduk Gaza.

* Marilah bersama-sama melakukan demonstrasi damai untuk mengecam diamnya dunia Arab, dunia Islam dan dunia internasional terhadap permasalah Palestina.

* Rancanglah convoy kemanusiaan melalui laut dan darat, nyata dan simbolis, untuk menghancurkan blokade di Gaza.

* Kumpulkanlah Donasi tetap bulanan kepada organisasi bantuan kemanusiaan di seluruh dunia untuk mendukung steadfastness /ketegaran penduduk dan warga Al-Quds, jalur Gaza dan Tepi Barat.

* Angkatlah tinggi-tinggi suara kalian melalui mimbar-mimbar di masjid-masjid, gereja, sekolah, universitas dan lembaga ilmu pengetahuan lainnya.

* Angkatlah bendera Palestina di balkon rumah kalian, tempellah foto-foto masjid Al-aqsho di mana-mana.

* Lawanlah tulisan-tulisan yang yang melemahkan azam dan meragukan pasukan perlawanan dengan cara hikmat dan substantive, perdebatan yang baik dan layak untuk menanggapi argumen mereka yang lemah dan palsu ..

Mulai hari ini tanpa esko hari, embargo harus diakhiri, dan kita semua memiliki tanggungjawab dihadapan Allah SWT atas terbunuhnya warga secara keseluruhan sementara kita tidak bertindak untuk membelanya ..

Allah SWT berfirman:

وَلَيَنصُرَنَّ اللَّهُ مَنْ يَنصُرُهُ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ

“Allah pasti akan menolong orang-orang yang menolong agamanya, dan Allah Maha Kuat dan Maha Perkasa”. (Al-Hajj:40)

Allah Maha Besar dan segala puji hanya milik Allah semata.

Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya dan sahabatnya.


Naskah Terkait Sebelumnya:


Dipublikasikan pada 24/11/2008 / 24 Dhul-Qadah 1429 H, dalam rubrik Risalah Mursyid. Anda dapat mengikuti seluruh komentar pada naskah ini melalui RSS 2.0 feed. Anda juga dapat memberi komentar, atau melakukan trackback dari situs Anda. Kirim | Print | Ke atas.

Tulis Komentar

Belum Ada Komentar

RSS feed untuk komentar pada naskah ini.

Maaf, untuk sementara kolom komentar tidak tersedia.

« sebelumnya
sesudahnya »