HAMAS: Siapa pun Yang Selaras Dengan Netanyahu Telah Memukul Hak Dasar Palestina

20/4/2009 | 25 Rabbi al-Thanni 1430 H | 86 views
Oleh: Al-Ikhwan.net
Kirim Print

hamas1Gaza-Infopalestina:

Gerakan Perlawananan Islam HAMAS mengingatkan, sikap penguasa Ramallah yang selaras dengan perdana menteri Israel Netanyah untuk mengakui Negara Yahudi Zionis adalah tuntutan Zionis yang sangat berbahaya. Segala bentuk dukungan atau payung hukum terhadap Zionis merupakan pukulan keras terhadap hak-hak legal serta prinsif-prinsif Palestina.

Pernyataan ini diungkapkan Fauzi Barhum dalam pernyataan persnya yang dilansir pusat infromasi al-Bayan Sabtu (18/4). Ia mengatakan, ajakan untuk mengakui legalitas Entitas Zionis radikal teroris harus disikapi dengan langkah-langkah Palestina, Arab maupun Islam dengan menghantikan semua bentuk perundingan, normalisasi dan koordinasi dengan pihak musuh Zionis.

Ia menegaskan ajakan ini menegaskan bahwa penjajah menginginkan legalitas atas negaranya yang rasialis dan radikal. Kami melihat tuntutan ini sangat berbahaya dan bahwa tuntutan ini dari pihak Zionis sebagai penegasan atas kesepakatanya pada KTT Annapolis.

“Yang paling kami takutkan juga, ungkap Barhum bahwa tuntutan ini terkait dengan kesepakatan-kesepakatan rahasia antara Abu Mazen (Mahmud Abbas) dengan pihak Zionis dengan imbalan sejumlah dana serta kebijakan politik yang telah dipersiapkan Amerika dan Zionis. Tuntutan ini sangat berbahaya, juga karena berkaitan dengan proyek Zionis tentang hak-hak Palestina serta hak otoritas di wilayahnya”. (asy)


Naskah Terkait Sebelumnya:


Dipublikasikan pada 20/4/2009 / 25 Rabbi al-Thanni 1430 H, dalam rubrik Akhbar Ikhwan. Anda dapat mengikuti seluruh komentar pada naskah ini melalui RSS 2.0 feed. Anda juga dapat memberi komentar, atau melakukan trackback dari situs Anda. Kirim | Print | Ke atas.

Tulis Komentar

Belum Ada Komentar

RSS feed untuk komentar pada naskah ini. TrackBack URI

Tulis Komentar


« sebelumnya
sesudahnya »