Dokumen Israel: Otoritas Palestina dan Israel Bekerjasama Selama Agresi ke Gaza

13/5/2009 | 19 Jumada al-Ula 1430 H | 139 views
Oleh: Al-Ikhwan.net
Kirim Print

korban-agresi_300_0Jerusalem – Infopalestina:

Sebuah surat kabar Israel mengungkapkan bahwa Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel Jenderal Gabi Ashkenazi telah mengirim surat kepada penasehat faksi-faksi pemerintah. Surat ini mengungkap di dalamnya tentang kerjasama yang belum pernah terjadi sebelumnya antara pasukan penjajah Zionis Israel dan Otoritas Palestina yang diwakili presidennya Mahmud Abbas, selama agresi ke Jalur Gaza.

Ashkenazi menjelaskan bahwa partisipasi Otoritas Palestina yang pertama adalah dalam masalah keamanan. Kemudian yang kedua adalah partisipasi lapangan dalam memburu perlawanan Palestina selama agresi. Dia menegaskan bahwa militer Israel dan Otoritas Palestina bekerja bahu membahu melawan faksi-faksi perlawanan di Gaza selama perang.

Harian Israel Ma’arev edisi Selasa (12/05) menyebutkan bahwa sebuah dokumen yang dibuat di kantor departemen luar negeri Israel mengungkap, elemen tingkat tinggi Otoritas Palestina menekan entitas Zionis Israel untuk menjatuhkan pemerintahan Hamas di Jalur Gaza. Dan ini merupakan kali pertama diungkap dalam sebuah dokumen resmi Israel yang berbicara tentang kerjasama antara militer Israel dan Otoritas Palestina dalam perang ke Jalur Gaza.

Dokumen Israel ini menunjukkan bahwa Otoritas Palestina mendorong entitas Zionis Israel keluar dengan kekuatan melaksanakan aksi militer di Jalur Gaza dan menggempur Hamas. Masih menurut dokumen resmi Israel, belakangan perilaku otoritas Palestina dalam sejumlah peristiwa menimbulkan kecemasan zionis Israel. Karena tidak berjalan dalam satu jalan kerja sama dan kesepahaman.

Dokumen ini menjelaskan bahwa yang mendorong departemen luar negeri Israel mengungkap masalah ini adalah tindakan para tokoh Otoritas Palestina yang segera mulai melakukan investigasi terhadap para pemimpin Israel dalam kejahatan perang yang dilakukan selama agresi, begitu aksi militer ke Jalur Gaza berhenti.

Seorang pejabat politik senior Israel mengatakan, “Orang-orang Palestina mengganggu kami di Eropa, khususnya dalam pengadilan internasional di Belanda.” Dia menegaskan bahwa para pejabat Otoritas Palestina menekan pihak Israel untuk menggempur Hamas di Jalur Gaza dan mendorong melakukan aksi militer. Dia merasa heran dengan sikap para petinggi Otoritas Palestina dengan mengatakan, “Mereka meminta kami untuk menyerang Gaza. Dan sekarang mereka menuntut para petinggi (militer) diajukan ke pengadilan.”

Dia menambahkan, “Mereka yang meminta kita menghabisi manusia di Jalur Gaza dan memberi bantuan kepada mereka, sebagaimana mereka meminta pembebasan para tahanan setelah aksi militer. Kita telah memenuhi semua tuntutan mereka. Dan sekarang mereka memainkan permainan ganda.”

Dia melanjutkan, “Harus dijelaskan kepada Abu Mazen dan Fayad dengan tegas, bahwa Israel melihat perilaku ini sangat berbahaya. Tidak mungkin ditahan. Untuk itu bisa jadi kita mempertimbangkan kembali dan merubah perlakuan kita secara tegas terhadap Otoritas Palestina.” Dia menyatakan bahwa dokumen Israel ini tertera tanda tangan resmi. (seto)


Naskah Terkait Sebelumnya:


Dipublikasikan pada 13/5/2009 / 19 Jumada al-Ula 1430 H, dalam rubrik Akhbar Ikhwan. Anda dapat mengikuti seluruh komentar pada naskah ini melalui RSS 2.0 feed. Anda juga dapat memberi komentar, atau melakukan trackback dari situs Anda. Kirim | Print | Ke atas.

Tulis Komentar

Belum Ada Komentar

RSS feed untuk komentar pada naskah ini. TrackBack URI

Tulis Komentar


« sebelumnya
sesudahnya »