Mahmud Jami seorang dokter mendiang Presiden Anwar Sadat dalam program “Allamatni Al-Hayah” yang disiarkan oleh channel Al-mihwar menegaskan bahwa jamaah Ikhwanul Muslimin merupakan anugrah terbesar bagi rakyat Mesir dalam berbagai sisinya; politik, sosial, budaya, pelayanan pada masyarakat Mesir seperti lembaga-lembaga sosial yang banyak diselenggarakan oleh Ikhwanul Muslimin dan dalam memberikan dukungan bagi mereka yang tidak memiliki apa-apa dari orang-orang miskin, orang-orang yang membutuhkan, rumah sakit yang berafiliasi kepada mereka yang telah memberikan pelayanan medis secara baik dan tingkat tinggi dengan biaya terendah serta ditambah dengan interaksi yang baik dan ramah terhadap setiap pasien, begitu pula dengan sekolah-sekolah milik jamaah yang memperkaya siswa untuk beralih pada pendidikan spesialis dan memberikan mereka banyak ilmu pengetahuan dan wawasan yang luas yang tidak dimiliki oleh sekolah lain, begitu pula dengan agenda dan kerja social lainnya.
Beliau mengecam semua tindakan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap Ikhwanul Muslimin dalam kampanye penangkapan yang dilakukan setiap hari dan penghancuran pemerintah terhadap sekolah-sekolah milik Ikhwanul Muslimin serta melarang siswanya untuk meneruskan pendikikannya keperguruan tinggi kepolisian dan militer atau menempatkan mereka di departemen dan urusan luar negeri serta konsuler dengan tuduhan bahwa mereka memiliki loyalitas kepada jamaah yang berbahaya dan terlarang .. sebagaimana beliau juga mengecam keputusan Gubernur Kairo terhadap pembongkaran lembaga sosial untuk pelayanan medis yang terletak di Nasr City.
Pada akhir penyampaiannya beliau mengajak kepada seluruh komponen dari rezim Mesir untuk “mengakhiri kezhaliman yang keras ini, yang ditimpakan atas jamaah Ikhwanul Muslimin.”
|
| Ke atas.
RSS feed untuk komentar pada naskah ini. TrackBack URI