Tidak masalah bahwa yang ini bernama Ansharus-Sunnah, dan yang ini bernama Al-Ikhwan Al-Muslimun, dan yang itu bernama anu, yang penting aqidah & amal mereka, jika mereka istiqamah atas Al-Haq & atas TauhiduLLAAH & Ikhlas kepada-NYA & mengikuti RasuluLLAAH SAW perkataan, perbuatan & aqidah maka nama apapun tidak menjadi masalah.
Menggelari orang lain sebagai mubtadi’ (pelaku bid’ah) atau fasik (pelaku dosa besar) adalah perbuatan yang tidak dibenarkan atas umat Islam. Kemudian saya ingin mengatakan bahwa Sayid Quthub dan Hasan Al-Banna termasuk para ulama dan tokoh dakwah Islam. Melalui dakwah mereka berdua, Allah telah memberi hidayah kepada ribuan manusia.
Merujuk kepada permintaan saudaraku –Syaikh Rabi’ bin Hadi Al Madkholi- agar aku sudi membaca buku yang engkau kirim: “Sorotan Islam Terhadap Aqidah dan Fikrah Sayyid Quthb”.. untuk dilihat apakah aku punya catatan terhadap buku tersebut, dan apabila ada catatan apakah sampai menggagalkan proyek penerbitannya sehingga harus disingkirkan dan tidak perlu dilihat-lihat lagi…
AlhamduliLLAAHi wash Shalatu was Salamu ‘ala RasuliLLAAHi wa ‘ala ‘alihi,
Ikhwah wa akhwat fiLLAAH,
Semoga ALLAH SWT senantiasa mengumpulkan kita semua setiap waktu dalam manisnya ibadah, lisan yang basah dengan dzikruLLAAH, tubuh yang penat & letih dalam memperjuangkan ummat & membela agama ALLAH, hati yang ikhlas dan jauh dari hasad & ghill, aamiin ya RABB…
Dan segala puji [...]
Apakah generasi para shahabat melakukan tarbiyyah dan tashfiyyah dulu sampai mencapai derajat ulama, baru kemudian berdakwah dan berjihad, ataukah mereka melakukan tarbiyyah dan tashfiyyah sambil langsung berdakwah dan berjihad?
Ikhwah wa akhawat fiLLAAH rahimakumuLLAAH,
Salah satu klaim yang disampaikan oleh sebagian orang yang terlalu bersemangat dan selalu ‘asbed’ (asal beda) dengan kelompok-kelompok dakwah yang lain, adalah bahwa [...]
Salah satu sifat yang dikhawatirkan oleh Nabi Muhammad ShallaLLAHu ‘alaihi wa Sallam terjadi pada ummatnya adalah sifat ghuluw (ekstrem) dan tatharruf (menjauh dari kebenaran), yang merupakan sifat yang sangat dilarang oleh syari’ah, sebagaimana dalam hadits Nabi Muhammad ShallaLLAHu ‘alaihi wa Sallam berikut ini:
“Takutlah kalian terhadap sikap ekstrem dalam beragama, karena sesungguhnya yang telah mencelakakan ummat [...]
Di antara berbagai persoalan yang muncul akhir-akhir ini dan membingungkan ummat, sebagian ikhwah, adalah klaim yang disampaikan oleh sebagian orang yang terlalu bersemangat mempelajari agama bahwa pembagian persoalan-persoalan agama menjadi masalah-masalah yang termasuk ushul (dasar) dan furu’ (cabang) adalah bid’ah yang tidak dikenal oleh generasi Salaful Ummah (radhiyaLLAAHu ‘anhum ajma’iin)..
Saya menyaksikan sendiri sebagian orang yang [...]
MASYRU’IYYATU AT-TANZHIM FI AD-DA’WAH AL-ISLAMIYYAH AL-MU’ASHIRAH
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar [217]; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS Aali Imraan, 3/104)
[217] Ma’ruf: segala perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah, sedangkan munkar ialah segala perbuatan yang menjauhkan [...]
(Hal Al-Bay’ah Lil Jama’ah Minal Muslimin Hiyal Bid’ah?)
Bai’ah Menurut Arti Lughah
Berasal dari kata ba-ya-’a yang artinya menjual atau juga membeli. Dikatakan bi’tu-syai’in artinya syaraytuhu (aku telah menjualnya); ia juga bisa berarti isytaraytuhu (aku telah membelinya), sehingga ia memiliki arti ganda [1].
Juga dapat bermakna ketaatan, al-bay’ah (Indonesia: bai’ah atau bai’at) artinya al-mutaba’ah (mengikuti) wa ath-tha’ah (mentaati) [...]
Bedah Buku: Ash-Shahwah Islamiyyah Baynal Juhud Wa Tatharruf (Gerakan Islam antara Bersungguh-Sungguh Menjalankan Agamanya yangg Terpuji denga Ekstremitas yang Tercela), oleh DR. Yusuf al-Qardhawi.
( ألصحوة ألإسلا مية بين الجهود والتطرف )
ألدكتور يوسف ألقرضا وي
Tanda-Tanda Ekstremitas dalam Beragama
1. Ta’ashub (fanatisme buta) pada satu pendapat dan menyalahkan pendapat yang berbeda dengannya walaupun pendapat yang lain itu terdapat [...]