Sayap militer gerakan perlawanan Islam (Hamas) mengatakan pihaknya telah benar-benar siap untuk menyelamatkan negara Palestina dari bahaya yang akan terjadi pada konflik dengan militer Israel selanjutnya.
“Dalam beberapa pertempuran dengan militer Zionis, Al Qassam tidak bisa tinggal diam, kami akan melakukan berbagai cara untuk melindungi warga Palestina,” ungkap juru bicara Brigade Izzudin Al Qassam, Abu Ubaida.
Komentar Abu Ubaida ini muncul sebagai tanggapan terhadap ungkapan kepala staf Israel baru-baru ini, Gabi Ashkenazi, yang mengatakan pada Selasa lalu bahwa Israel akan melancarkan peperangan berikutnya di Jalur Gaza yang padat penduduknya.
Ashkenazi menambahkan bahwa tentaranya akan melanjutkan penyerangan di desa-desa, kota-kota, masjid-masjid, rumah sakit-rumah sakit, taman kanak-kanak, dan sekolah-sekolah karena menurut Ashkenazi, musuh-musuh mereka (Hamas) yang seolah-olah menginginkan cara pertempuran semacam itu.
“Proklamasi ini mengindikasikan bahwa entitas Zionis mengabaikan prinsip-prinsip internasional. Oleh karena itu, kami punya hak untuk melindungi sipil Palestina jika komunitas internasional gagal untuk melakukan hal yang sama,” juru bicara Al Qassam menyimpulkan.
Israel & AS Adakan Latihan Perang Gabungan Terbesar
Israel dan Amerika Serikat telah melakukan tiga minggu latihan gabungan pertahanan udara, yang diberi nama Juniper Cobra 10, di kota pelabuhan Haifa.
Latihan militer ini yang digambarkan sebagai latihan terbesar yang pernah oleh dilakukan oleh dua sekutu di bawah pemantauan media di Barat.
Sekitar seribu tentara AS, akan bekerja berdampingan dengan jumlah yang sama dengan personil Angkatan Pertahanan Israel, mengambil bagian dalam latihan perang yang disimulasikan oleh komputer.
Manuver udara yang digunakan mencakup Arrow 2 yang baru dikembangkan juga Amerika THAAD (Terminal High Altitude Area Defense) dan kapal berbasis Aegis Ballistic Missile Defense System.
Brigade artileri udara Israel, Brigade Artileri Pertahanan Udara Korps ke-69 Angkatan Darat Amerika Serikat, dan Angkatan Laut USS Higgins, semua mengambil bagian dalam latihan. AS juga telah mengirimkan 17 kapal perang yang dilengkapi dengan sistem radar.
Komandan latihan perang gabungan yang berlangsung mulai 21 Oktober hingga 3 November ini adalah Laksamana Muda John M. Richardson, wakil komandan Armada Ke-6 Amerika Serikat.
Amerika Serikat mengatakan latihan ini ditujukan untuk melindungi Israel terhadap berbagai macam kemungkinan ancaman.
Amerika Serikat adalah sekutu terdekat Israel, dan memberikan sekitar 2,2 miliar dolar per tahun untuk bantuan militer bagi negara Yahudi yang selama ini menjajah negara Palestina yang ditumpanginya.
sumber: arrahmah.com
|
| Ke atas.
RSS feed untuk komentar pada naskah ini. TrackBack URI
kirim pasukan TNI ke jalur gaza untuk melawan Israel……
kirim pasukan TNI untuk melawan pasukan Israel dan klo perlu krim kapl perng Indonesia untuk bertempur dengn kapal perang Israel
hancurkan zionis yahudi,… tak akan pernh rela sedikitpun mereka merusak masjid Al Aqsa,…
Allah Ta’ala pasti akan mengalahkan yahudi terlaknat dengan tentara-tentara-Nya…….
Assalamu alaikum wrb.
Teruskan Perjuangan, doa kami sentaiasa bersama mu, kami berdoa agar Allah SWT memberi pelung bagi kami untuk menyertai kamu semua d sana nanti, kami ingin mati syahid di jalan Allah.
Wassalam