Blokade atas Gaza, Antara Konspirasi dan Kewajiban

1/12/2008 | 2 Dhul-Hijjah 1429 H | 552 views
Oleh: DR. Muhammad Mahdi Akif
Kirim Print

Gadis Palestina mengangkat bendera; menuntut dibukanya pintu lintasan di Rafah

Penterjemah: Abu Ahmad

Risalah dari Muhammad Mahdi Akif, Mursyid ‘am Al-Ikhwan Al-Muslimun

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam dan sahalawat dan salam atas Nabi saw pembawa hidayah, al-amin, beserta keluarga dan sahabatnya dan orang-orang yang mendukungnya.. selanjutnya

Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ حَسْبُكَ اللهُ وَمَنْ اتَّبَعَكَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ

“Hai Nabi, cukuplah Allah (menjadi Pelindung) bagimu dan bagi orang-orang mukmin yang mengikutimu”.

Demikianlaah Allah Yang Maha Suci dan Perkasa memanggil nabi-Nya dan Rasul-Nya Muhammad saw, memberikan dukungan dan keteguhan kepadanya dihadapan tipu daya dan konspirasi musuh-musuhnya, dan begitupula kami serukan kepada saudara-saudara kami yang terperangkap di Jalur Gaza: Wahai saudara kami di Palestina; janganlah kalian merasa lemah dan merasa sedih..karena keimanan, kesabaran dan keteguhan kalian akan menjadi contoh dan tauladan bahkan menjadi inspirasi bagi semua orang yang menginginkan kebebasan dan cita-cita kemerdekaan. Bahwa keteguhan kalian tidak akan sia-sia, dan kesabaran kalian tidak akan pergi tanpa makna, Allah bersama kalian dan tidak akan menyia-nyiakan perbuatan kalian.

Wahai Ikhwah di Gaza yang kami cintai

Kami berlepas diri  dan minta maaf kepada kalian oleh karena ketidakmampuan pemerintah Arab dan pemerintah Islam; tidak memiliki usaha untuk menghentikan blockade atas kalian, tidak mampu membela hak-hak kalian dan apa yang sedang kalian hadapi saat ini; sebuah bencana perang yang bertujuan untuk membantai, menundukkan dan menghentikan cita-cita kalian. Karena itu, pada hari ini kami kohon maaf kepada kalian .. bukan karena kegagalan usaha kami terhadap kalian, namun, kalian berada dalam kondisi yang memperihatinkan, sedangkan kami semua adalah ikhwah se agama dan sedarah, kami akan serahkan ruh dan darah kami untuk membela kalian, terutama disaat pengorbanan berada dalam keperkasaan, sekalipun harus berhadapan dengan kezhaliman dan kejahatan dari kerabat dekat:

dalam sya’ir disebutkan:

Kezhaliman yang berasal dari kerabat sangatlah keras yang akan menimpa jiwa…

daripada yang di dapat dari kejahatan orang lain…

dan terhadap kondisi penguasa yang hina dan  memalukan

Kami minta maaf kepada kalian karena kondisi yang memilukan ini; yang di dalamnya terdapat pemimpin umat namun dalam diri mereka tidak memiliki itikad dan usaha sedikitpun untuk membela anak-anak, janda dan orang-orang lemah; yang telah menjadi korban kejahatan dan kekejaman, sehingga mampu menggerakkan hati yang memiliki hati yang hidup.

Allah berfirman:

وَلا تَهِنُوا وَلا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمْ الأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, Padahal kamulah orang-orang yang paling Tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman”. (Ali Imran:139)

Wahai Ikhwah yang berada di Gaza yang -saat ini- terabaikan namun tetap memiliki jiwa yang teguh dan sabar

Wahai ikhwah yang memiliki keteguhan dan memiliki kesiapan untuk berperang..

Ketahuilah bahwa kalian berada dalam kebenaran, dan bahkan kalian adalah orang-orang yang paling mulia, paling perkasa dan paling kuat dari umat lainnya, bagaimanapun kondisi kalian di dalamnya. Dan -ketahuilah- ada sebagian pemimpin umat yang jujur dan memiliki kesucian hati berada dibelakang kalian untuk mendukung langkah-langkah kalian dan akan memberikan bantuan dengan apa yang mereka miliki, dan mereka, dalam kondisi siap siaga untuk melakukan terbaik untuk kalian; baik tindakan yang termurah (ringan) dan yang termahal (terberat) sekalipun untuk membela kalian. Dan ketahuilah wahai ikhwah yang kami cintai, bahwa kalian adalah pembawa martabat dan kehormatan bangsa, dan yakinilah bahwa pertolongan dalam waktu dekat pasti akan datang, dan kemenangan itu telah dekat dan janganlah berputus asa.

Allah berfirman:

وَلَيَنصُرَنَّ اللَّهُ مَنْ يَنصُرُهُ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ

“Sungguh Allah akan menolong orang-orang menolong (agamanya), sesungguhnya Allah Maha Kuat dan Maha Perkasa” (Al-Hajj:40)

Dan ikutilah firman Allah:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Hai orang-orang yang beriman bersabarlah, dan kuatkan kesabaran dan bersiapp siagalah (di perbasan) kalian, dan bertakwalah kepada Allah supaya kalian beruntung. (Ali Imran:200).

Berbagai tingakan Kejahatan

Situasi tragis yang terjadi di Gaza saat ini, merupakan aib yang melekat pada setiap dahi umat manusia secara keseluruhan, apalagi -ditambah- dengan diamnya dunia  Arab dan dunia Islam terhadap apa yang sedang terjadi di Gaza melebihi batas logika dan potensi manusia; walaupun kenyataan akan buruknya situasi yang mampu menggerakkan benda mati dan angka-angka yang tidak masuk akal tampak dihadapan:

- 31 % dari pasien untuk mendapatkan perawatan dan pengobtan di luar negeri Palestina dihentikan oleh pihak Zionis yang terdiri dari anak-anak di bawah usia 15 tahun!.

- 1.700 pasien jantung dan gagal ginjal serta anak bayi yang baru lahir terancam mati di jalur Gaza; oleh karena terhentinya kamar-kamar operasi dan  peralatan pernafasan buatan di ruang perawatan intensif!.

- 93 % dari warga Palestina tidak mendapatkan akses kehidupan yang layak sehari-hari!.

- 51 % dari anak-anak tidak lagi memiliki keinginan untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan, dan bahwa 47% dari mereka tidak lagi mampu untuk melakukan tugas dari sekolah atau keluarga!.

- 41 % dari anak-anak di jalur Gaza  terinfeksi penyakit fisik!.

- 48 % dari dari anak-anak menderita kekurangan gizi, dan karena kerasnya kondisi blokade terhadap anak-anak, menyebabkan tingkat absen mereka ke sekolah mencapai 40 %, sementara sekitar 50% dari siswa yang tidak absen mendapatkan masalah tidak fokus dalam studinya.

- Lebih dari 3.500 perusahaan industri komersial dan perdagangan ditutup; mengakibatkan lebih dari 75 ribu warga Palestina kehilangan pekerjaan mereka!.

- Menurut laporan dari berita di Gaza, bahwa kondisi ini bertentangan dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip kemanusiaan dan mampu menggetarkan anggota badan; di mana toko roti gandum mulai menggiling gandum yang diperuntukkan pakan burung dan binatang, namun diubah untuk menjadi tepung makanan guna memenuhi kebutuhan pasar!  Ya Allah!  apakah dengan kondisi seperti itu tidak mampu menggerakkan hati nurani seorangpun dari penguasa Arab, hanya sekedar untuk menyediakan segala bentuk dukungan atau bahkan sekedar untuk mengakhiri atau mengutuk atau menyesalkan kondisi yang memperihatinkan tersebut? Kelemahan macam apa dan kehinaan bagaimana, kondisi seperti itu dapat terjadi? Apakah kondisi ini dapat mencegah pula bagi warga Gaza yang ingin pergi ke tanah suci untuk menunaikan ibadah Haji?

Kondisi di Gaza telah membuat malu orang-orang yang berada di balik proyek zionis Amerika, menghilangkan perasaan belas kasih dan kepuasan dalam diri mereka, mengungkap kepalsuan, megnggugurkan seluruh lembar perjanjian, bahwa mereka adalah Orang-orang yang berdosa karena mencegah sampainya bantuan untuk masyarakat di jalur tersebut ..  Apakah kondisi seperti tidak mampu melembutkkan hati mereka- jika mereka memiliki hati seperti manusia secara umum – terhadap penderitaan anak-anak, orang sakit dan orang-orang yang lemah? !

Kewajiban-kewajiban

Sudah saatnya bagi umat Islam untuk menghentikan blockade jahat dan keji tersebut, berdiri dengan sikap tegas guna menggapai -dengannya- ridha Allah SWT, dan hendaknya lemabaga-lembaga social masyarakat -sipil maupun elit- untuk bergerak, dan bekerja dengan akal mereka untuk melakukan berbagai inovasi terhadap mekanisme dan cara-cara baru untuk mengatasi blockade di jalur Gaza.

Setiap individu atau organisasi hendakanya melimpahkan kekuatan untuk menghentikan blockade yang hina tersebut dan belum pernah terjadi sebelumnya, guna menegaskan bahwa kita hidup di suatu masa di mana kita kehilangan banyak kemurahan hati, kewibawaan dan kesopanan.

Begitupun terhadap pemimpin umat dan para pemikir serta cendekiawan untuk menempatkan posisi mereka sesuai dengan ketentuannya dan kapasitasnya, menunjukkan perannya dalam memimpin dan menjadi penguasa umat, maju dan masuklah ke dalam barisan untuk menghentikan blockade, dan untuk mendatangkan umat  sebanyak-banyaknya serta memberikan kemudahan kepada para pembawa bantuan sehingga para utusan dan kafilah-kafilah bantan tersebut dapat masuk dengan mudah, mulai dari Samudra menuju teluk, sehingga dapata mewujudkan keinginan dan cita-cita umat, menyampaikan ucapan dan perkataan mereka, tanpa rasa takut atau malu, sehingga tidak masuk dalam kehinaan dan aib di dunia dan akhirat, dan memiliki keyakinan untuk mampu menjalankan misi dan tujuan mereka.

Bahwa status koma dan kondisi politik yang mandul yang diperankan oleh rezim dan pemerintah yang ada saat ini membuat mereka tidak  menyadari akan fakta pentingnya keamanan nasional yang tinggi terhadap negerinya sendiri, dan memimpin bangsa -dengan sangat menyesal- hanya untuk menambah kehancuran dan kehinaan.

Sudah saatnya kita memperlihatkan diri yang terbaik dihadapan Allah; tanpa ragu-ragu atau enggan atau merasa hina, dan bahwa para pemimpin Arab dan Islam hendaknya bertaqwa kepada Allah di tengah umat mereka dan menaikakn citra diri mereka dihadapan umat dan untuk mengangkat  aspirasi dan harapan mereka di hadapan dunia.

Wahai para pemimpin terhormat di mana saja kalian berada..

Bahwa kondisi saat ini tidak menuntut kita tidak hanya mengeluarkan kata; karena mereka di Gaza tidak hanya makan kata-kata kita, atau tidak membutuhkan lembaran surat perjanjian dansurat berharga lainnya, sebagaimana mereka tidak membutuhkan atau meminum air mata kesedihan kita ketika melihat kondisi yang mengenaskan atas mereka ..  Namun yang dibutuhkan oleh penduduk Gaza saat ini sesuatu yang konkrit dan nyata, usaha lebih riil yang mampu untuk diekskusi; memerlukan tindakan konkrit  untuk menghentikan blockade brutal yang tidak adil terhadap satu setengah juta jiwa warga disana , dan ini semua adalah tanggung jawab semua tanpa terkecuali.

Hendaknya kita semua melihat kembali daftar hitam nama-nama orang-orang yang hina dan antek-anteknya untuk ditimpakan pada mereka kehinaan, aib dan kekerdilan pada hari kiamat..

Allah berfirman:

وَلا تَحْسَبَنَّ اللَّهَ غَافِلاً عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الأَبْصَارُ. مُهْطِعِينَ مُقْنِعِي رُءُوسِهِمْ لا يَرْتَدُّ إِلَيْهِمْ طَرْفُهُمْ وَأَفْئِدَتُهُمْ هَوَاءٌ

“Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak, mereka datang bergegas-gegas memenuhi panggilan dengan mangangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong”. (Ibrahim:42-43)

Pesan kepada umat yang sedang menunaikan ibadah haji..

Saat ini kita berada pada hari-hari yang terbaik, sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, hari-hari pelaksanaan haji akbar, dan hari menuju pelaksanaan ibadah  Arafah; kita harus hidup dan menghidupkan ibadah haji dengan seluruh nilai-nilai dan petunjuknya .. Amalan-amalannya, takbir-takbirnya dan tasbih-tasbihnya, semuanya harus dikejewantahkan dalam kehidupan kita, menerapkan nilai-nilainya yang hakiki dan sesuai dengan kondisi kita saat ini.

- Ketika kita bertakbir bersamaan dengan orang-orang yang sedang menunaikan ibadah haji , kita  harus sadar akan arti sebenarnya dari makna takbir tersebut.

Bahwa Allah swt adalah Maha Besar dari dunia dan semua makhluk yang ada di dalamnya serta apa saja yang ada di dalamnya..

Allah Maha Besar dari segala tindak kezhaliman dan ketidakadilan, baik yang telah menjual negerinya sendiri kepada setan zionis hanya karena kenikmatan pribadi yang fana semata.

Allah Maha Besar dari orang-orang yang sangat menderita, dan yang bergerak dan bertindak untuk mendukung anak-anak di Gaza yang tidak berdosa, yang sakit dan yang kelaparan.

Allah Maha Besar dari seluruh pemimpin yang hina yang tidak mau bergerak dan bertindak untuk melawan dan menghilangkan ketidakadilan atas orang-orang yang terzhalimi.

- Sebagaimana ketika kita melantunkan bersama mereka kalimat “Labbaik Allahumm Labbaik” (Kami penuhi penggilanmu yang Allah, kami penuhi). Hendaknya  harus menjadi sebuah tindakan untuk mendukung dan menolong Islam dan membantu orang-orang yang lemah serta mengulurkan tangan dan pertolongan untuk mereka.

- Marilah kita mengangkat tangan tangan kita bersama orang-orang yang sedang menunaikan ibadah untuk berdoa dan mendoakan warga Palestina agar Allah berkenan menyatukan mereka dan mengokohkan barisan mereka, mempererat hubungan hati dan jiwa mereka dan meneguhkan kaki-kaki mereka..!!

- Marilah kita gerakkan lidah kita untuk berdoa atas orang-orang yang yang berdiam diri dan merasa lemah untuk memberikan dukungan dan pertolongan kepada ikhwan-ikhwan kita yang terblokade dan meningkatkan berbagai alternatif kepada mereka..!!

San semoga Allah menunjukkan kepada kita semua atas orang-orang yang lalim dan antek-anteknya..!! dab  kekuasaan Allah cepat atau lambat pasati akan datang menimpa mereka.

Allah berfirman:

وَسَيَعْلَمُ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَيَّ مُنقَلَبٍ يَنقَلِبُونَ

“Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali”. (As-syu’ara:227)

Wahai umat manusia seluruhnya…

Marilah kita kembali kepada Allah..!!

Marilah kita melakukan usaha yang terbaik untuk menyatukan kekuatan dalam rangka menghentikan blockade terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, memobiliasi kafilah-kafilah dan bala bantuan kepada mereka dan melakukan preasure (tekanan) kepada lemabaga-lembaga internasional dan lokal, dan lembaga-lembaga di pemerintahan untuk memberikan bantuk berupa saluran listrik dan menyediakan bahan bakar serta sarana yang mereka butuhkan ..

Tidak ada alasan bagi kita pada saat ini, kecuali bergerak.. bergerak dan bergerak; masing-masing sesuai dengan kemampuannya, sebagaimana yang diungkapkan oleh ulama salaf: “Sebaik-baik kemampuan yang dimiliki manusia adalah yang kuat imannya.”

Maka dari itu marilah semuanya bergerakl;  Individu, instansi, lembaga sosal atau organisasi social masyarakat ..  Untuk mengangkat dan menghilangkan ketidakadilan dan kezhaliman yang terjadi di Jalur Gaza dan di sekuruh dunia, dan tidak ada alasan sedikitpun untuk merendahkan para pejuang yang mulia

وَإِنَّ اللهَ عَلَى نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ

“Dan Sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu”. (Al-Hajj:39)

Marilah kita berlomba-lomba untuk menuju dan menggapai ridha Allah, berkorban dan berjuang untuk membela ikhwah kita, tidak berusaha untuk menghambat kegagalan orang-orang yang gagal, atau menghinakan orang-orang lemah, dan ketahuilah bahwa Allah pasti akan menyempurnakan cahaya-Nya walaupun bukan pada saat ini..

Allah berfirman:

وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ

“Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya”. (Yusuf:21)

Salawat dan salam atas Rasulullah saw beserta keluarga dan sahabat semua.

Dan segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam.


Naskah Terkait Sebelumnya:


Dipublikasikan pada 1/12/2008 / 2 Dhul-Hijjah 1429 H, dalam rubrik Risalah Mursyid. Anda dapat mengikuti seluruh komentar pada naskah ini melalui RSS 2.0 feed. Anda juga dapat memberi komentar, atau melakukan trackback dari situs Anda. Kirim | Print | Ke atas.

Tulis Komentar

1 Message

Assalamu’alaikum Wr Wb,
Umat Islam butuh pimpinan yang berani seperti pemimpin Iran ,Hizbullah, dan Hamas.
Hancurkan zionis israel, kepung mereka dari Palestina, Libanon, Syria, Iran, Mesir, Yordania dan Hancurkan kezaliman Zionis Israel, ayo pempimpin Arab, masih adakah Nurani dihatimu, membuka blokade Zionis saja tidak mampu, apakah benar pempimpin-pemimpin Arab sudah menjadi budak zionis dan budak As.

 

RSS feed untuk komentar pada naskah ini. TrackBack URI

Tulis Komentar


« sebelumnya
sesudahnya »