Bayanat Ikhwanul Muslimin Tentang Penghancuran dan Pembantaian yang Ditebarkan oleh Zionis Terhadap warga Palestina di Gaza

11/3/2008 | 4 Rabbi al-Awwal 1429 H | 3,062 views
Oleh: DR. Muhammad Mahdi Akif
Kirim Print

ikh11.jpg

Ikhwan kita di Palestina sejak zaman penjajahan Inggris yang menjadi pemrakarsa konspirasi internasional yang bertujuan mengosongkan bumi Palestina dari terhadap warga aslinya dengan berbagai macam sarana; pembunuhan, terror dan pengusiran, guna mendirikan Negara Yahudi zionis, sehingga warga Palestina melakukan perlawanan yang sengit terhadap rekayasa tersebut dalam berbagai macam perlawanan bangsa yang dahsyat sehingga banyak berjatuhan hingga ribuan syuhada dan korban, namun kekuatan internasional yang dzalim lebih besar dari kemampuan mereka dalam melakukan perlawanan dan permohonan pertolongan yang disampaikan kepada negara-negara tetangga Arab.

Kejahatan ini adalah merupakan awal dari proyek Amerika zionis yang ingin menguasai lokasi, memetak-metakan Negara-negaranya dan merampas sumber daya alamnya, menghilangkan komitmen, nilai-nilai dan peradaban Islam yang terdapat di dalamnya, hari-hari yang tidak pernah merasakan nikmatnya kestabilan, kecuali terus silih berganti peperangan, kehancuran, pertumpahan darah dan bercerai-berai serta kesemrawutan.

Dan proyek ini masih berlangsung sehingga mampu membungkam seluruh para pemimpin dan penguasa arab terhadap kejahatannya, dan memanfaatkan sebagian darinya dalam melancarkan strateginya, dan membenturkan dengannya dan warganya yagn menolak proyek yang keji ini, semua itu bertujuan untuk menghabiskan dan menyelesaikan qadhiyah Palestina secara menyeluruh dan menghadapi orang yang ada bersamanya untuk mencari korban berikutnya, dan konspirasi mereka tidak ada yang menghadangnya kecuali hanya sekelompok kecil perlawanan dari warga Palestina, khususnya di Gaza, sekalipun dikepung, diisolir, dibatasi ruang geraknya dan diembargo dengan membuat kelaparan, dingin dan sakit, dan sekalipun serangan yang membunuh dan menghancurkan bertubi-tubi mereka tidak merasa gentar, takut dan mundur kecuali mereka –dengan izin dan karunia Allah- bertambah teguh dan erat dalam berpegang teguh terhadap hak-hak dan tsawabit, menghadang dengan pengorbanan yang paling mahal dan berharga: pemimpin dan para penerus semakin bersabar terhadap kondisi perang dan sempit, sabar merupakan akhlak yang dahsyat dalam berkorban, berjuang dan berperang seakan mereka ingat dengan firman Allah: “Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; Maka di antara mereka ada yang gugur. dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu- nunggu dan mereka tidak merobah (janjinya)”. (Al-Ahzab: 23)

Dan pada hari ini zionis semakin menggila, kedengkian dan kemarahan mereka semakin menjadi-jadi sehingga membunuh lebih dari 60 syahid dan melukai lebih dari 200 jiwa, jumlah yang besar yang diantaranya adalah anak-anak, saya tidak mengatakan pembantaian namun saya memintam ungkapan wakil menteri pertahanan zionis; dalam pembakaran, zionis seakan menjelma sosok nazi yang selalu mereka tuduhkan dan cela serta mereka kecam atas kejahatan dan kedzalimannya, dan lebih mengenaskan lagi mereka melakukan itu semua karena berada dibawah motivasi Amerika dan diamnya Negara-negara Eropa dan Negara-negara di dunia lainnya, seakan-akan warga Palestina bukan manusia dan tidak memiliki hak untuk hidup, namun yang lebih mengenaskan dari itu semua adalah diamnya Negara-negara arab dan Islam yang diamnya seakan seperti kuburan.

Wahai para pemimpin dan penguasa arab…

Ketahuilah bahwa yang dipertahankan oleh mereka di Gaza dan Defah bukan hanya mempertahankan negeri mereka sendiri, bukan hanya mempertahankan tempat suci mereka saja namun mereka mempertahankan kita semua, negeri kita dan tempat suci kita, janganlah kalian mengira merasa aman terhadap strategi jahat ini sekalipun kalian memberikan kepada Amerika dan zionis niat yang baik, taat dan tunduk, ketika mereka selesai terhadap Palestina –semoga tidak terjadi- boleh jadi mereka akan mengarahkan kepada kalian semua dan pasti mereka tidak akan menerima sedikitpun ketundukan, kepasrahan dan ketaatan secara penuh, kembalilah jika kalian sudi melakukannya pada arahan strategis yang dikeluarkan oleh ramsfeld menteri pertahanan Amerika sejak lima tahun yang lalu yang disampaikan kepada panglima perang bahwa mereka akan menguasai 6 negara di lokasi itu dimulai dari Iraq dan berakhir di Iran, dan apa yang terjadi pada Iraq saat ini membenarkan akan stategi tersebut.

Hendaknya kalian berdiri tegak seperti satu orang laki-laki dan kembalilah kepada agama kalian, menjaga bangsa kalian untuk menghadapi strategi yang jahat tersebut, dan hal ini tentunya membutuhkan pengambilan sikap politik, diplomasi, ekonomi dan Negara untuk menghentikan pembantaian ini dan membantu ikwan kita di Gaza dan menghancurkan blockade atas mereka…jika kalian tidak mau melakukannya maka biarkan saja bangsa kalian melakukan sendiri mengungkapkan kemarahan mereka dan membantu ikhwan mereka serta memelihara tempat suci dan tempat-tempat yang strategis guna melindungi dan menjaga stabilitas nasional dan menghadirkan dukungan materi kepada mereka yang terdzalimi, terblokade dan tertindas baik dekat dan jauh.

Dan kalian wahai para pemimpin Islam

Wahai para pemimpin Negara Organisasi Konferensi Islam (OKI)

Kondisi saat ini adalah merupakan qodhiyah utama dan terbesar kaliah yang telah diwajibkan dalam agama, sisi kemanusiwian dan ukhuwah, jika kalian tidak bergerak sekarang dan berusaha menekan demi membela kebenaran dan mengangkat kondisi yang dialami oleh saudara kalian maka apa sebebnarnya pekerjaan kalian?? Dan kapan kalian mau bergerak???

Wahai para pemimpin persatuan negara-negara arab dan sekjennya

Kami mengucapkan terimakasih dan menghargai akan usaha kalian untuk menyelesaikan masalah yang dialami oleh Lebanon namun apakah kalian tidak berhak terhadap Gaza dan Defah serta qadhiyah Palestina dengan sungguh-sungguh seperti yang kalian lakukan terhadap Lebanon?

Adapun antum wahai jiwa yang memiliki keteguhan, kesabaran, ketegaran dan mujahadah di bumi para anbiya dan tempat isra Rasulullah saw untuk kalian dari kami penghargaan yang besar, doa dan kemenangan. Demi Allah jika tidak ada halangan yang membatasi kita dan kalian, namun kita bersama kalian dalam satu khandaq, kami akan bersama kalian dalam segala kelelahan dan pengorbanan, kami akan menghadirkan segala jiwa dan harta yang paling berharga di jalan Allah untuk memerdekakan bumi dan membersihkan kembali kehormatan dan tempat suci yang telah dikotori oleh makhluk yang hina dan kotor zionis, salam keselamatan, kesejahteraan dan keamanan atas kalian dan atas para syuhada yang mulia dan para pejuang laki-laki dan wanita pilihan.

“Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezki”. (Ali Imron: 169) “Kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali”. (Asy-Syu’ara: 227) “Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya”. (Yusuf: 21)

Kairo 23 Shafar 1429 H/ 1 Maret 2008

Muhammad Mahdi Akif

Mursyid Am Ikhwanul Muslimun

Sumber: www.ikhwanpress.com


Naskah Terkait Sebelumnya:


Dipublikasikan pada 11/3/2008 / 4 Rabbi al-Awwal 1429 H, dalam rubrik Risalah Mursyid. Anda dapat mengikuti seluruh komentar pada naskah ini melalui RSS 2.0 feed. Anda juga dapat memberi komentar, atau melakukan trackback dari situs Anda. Kirim | Print | Ke atas.

Tulis Komentar

Belum Ada Komentar

RSS feed untuk komentar pada naskah ini. TrackBack URI

Maaf, untuk sementara kolom komentar tidak tersedia.

« sebelumnya
sesudahnya »