
Ir. Ibrahim Abu Auf, anggota parlemen dari fraksi Ikhwanul Muslimin, meminta untuk dibentuk zona perdagangan bebas antara Mesir dan Jalur Gaza di daerah perbatasan antara Rafah di Mesir dan Rafah di Palestina; guna mengakhiri embargo yang terus meningkat dan memiliki dampak buruk di Jalur Gaza.
Proposal yang diajukan ke Fathi Surur, Perdana Menteri Mesir itu, ia menegaskan bahwa blokade yang telah mencekik warga di Gaza menyebabkan mereka kekurangan makanan, obat-obatan dan bahan bakar. Dijelaskan juga bahwa Mesir memiliki potensi dan cara yang lazim untuk memasok berbagai kebutuhan bahan baku yang diperlukan oleh penduduk Gaza.
Abu Auf juga mengisyaratkan bahwa pembentukan sebuah pasar terpadu untuk perdagangan bebas akan melancarkan perdagangan antara kedua belah pihak; sehingga dapat membawa keuntungan ekonomi yang besar bagi warga Mesir, dan juga untuk mendukung pembangunan daerah Rafah dengan dukungan yang besar, serta menyelesaikan permasalahan yang terjadi di sana berupa penyelundupan makanan dan bahan bakar melalui terowongan bawah tanah dengan cara ilegal.
|
| Ke atas.
RSS feed untuk komentar pada naskah ini. TrackBack URI